Home > Ragam Berita > Nasional > Ahok Ingin Jadikan Masjid Luar Batang Sebagai Tempat Wisata Rohani

Ahok Ingin Jadikan Masjid Luar Batang Sebagai Tempat Wisata Rohani

Jakarta – Pasca penertiban kawasan di sekitar Masjid Luar Batang yang saat ini tengah bergulir, rencananya Pemprov DKI Jakarta akan menjadikan objek wisata rohani yang terintegrasi dengan wisata Kota Tua dan Islamic Center.

Ahok Ingin Jadikan Masjid Luar Batang Sebagai Tempat Wisata Rohani

Berdasar informasi yang dihimpun tim Harian Indo, Selasa (26/4/2016), meski menuai penolakan dari warga Luar Batang, rencana menjadikan Masjid Luar Batang sebagai objek wisata rohani diungkapkan sendiri oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

“Saya mau lebarin supaya Masjid Luar Batang bisa jadi tempat wisata terbaik, selanjutnya tinggal tunggu LRT (Light Rail Transit),” ungkap Ahok, Senin (25/4) kemarin.

Dengan dijadikannya kawasan Masjid Luar Batang sebagai objek wisata rohani, diharapkan nantinya para pedagang kaki lima dan nelayan dapat berjualan di sekitar kawasan tersebut.

“Kami cuma mau merapikan saja, itu kan juga tanah kami. Saya sudah pernah bilang itu ke pengurus masjid dan dewan masjid,” tambah Ahok.

Ahok berharap warga tidak terlalu cepat mengambil kesimpulan sendiri, karena pihak Pemprov DKI juga akan membayar rumah-rumah warga di sektiar Masjid Luar Batang yang berniat untuk diwakafkan.

Sebelumnya pihak Pemprov DKI Jakarta telah merelokasi warga di Pasar Ikan ke rusun Marunda dan Rawa Bebek. (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Polisi Jerat Perampok Pulomas Pasal 340 KUHP

Jakarta – Menurut penuturan penyidik Polres Metro Jakarta Timur, pihaknya mengupayakan agar pelaku perampokan yang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis