Home > Ragam Berita > Nasional > Mahasiswa dari HMI Minta Presiden Jokowi Untuk Tidak Melindungi Ahok

Mahasiswa dari HMI Minta Presiden Jokowi Untuk Tidak Melindungi Ahok

Jakarta – Demonstrasi yang dilakukan oleh Himpunan Mahasiswa Islam ( HMI ) cabang Jakarta Pusat terjadi pada Jumat (22/4/2016) pada pukul 16.00 WIB di Jl. Diponegoro, Jakarta Pusat.

Mahasiswa dari HMI Minta Presiden Jokowi Untuk Tidak Melindungi Ahok

Pada aksi demonstrasi ini, para mahasiswa yang tergabung di HMI menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk bertindak tegas terhadapat pejabat yang telah merugikan negara. Bukannya dengan kewenangan yang dimilikinya sebagai Presiden Indonesia, Jokowi malahan melindungi pejabat publik yang merugikan negara dengan cara mengintervensi KPK, lembaga indepent yang tidak boleh ada tanpa campur dari pemerintah.

Menurut para pendemo, pejabat publik yang dimaksud telah dilindungi oleh Presiden adalah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Ketika melakukan aksinya, para mahasiswa menutup sebagian jalan dan membakar ban sehingga membuat Jalan Diponego, Jakarta Pusat menjadi tersendat. Dalam demonstrasi tersebut, para mahasiswa bergantian melakukan orasi.

“Kalian sebagai warga Jakarta telah dirugikan oleh Gubernur anda sendiri, kalian telah dirampok. Dan ada suatu sistem sistematis untuk mengusir kalian dari kota kalian sendiri. Dan kami para mahasiswa dari HMI, meminta. Meminta. Meminta Presiden untuk tidak menggunakan kekuasaannya untuk mengintervensi KPK dalam kasus korupsi RS. Sumber Waras hanya untuk melindungi Ahok yang nyata secara jelas dan nyata telah merugikan negara dengan menggunakan kewenangannya sebagai Gubernur DKI Jakarta untuk mengelabuhi masyarakat dengan cara yang sistematis telah menaikkan nilai harga NJOP tanah RS. Sumber Waras. Padahal kewenangan penentuan nilai NJOP harga tanah merupakan hak dan harus melalui persetujuan Badan Pertanahan, bukannya hak Gubernur. BPK pun dalam auditnya telah bilang bahwa ada kerugian negara dalam pembelian lahan RS. Sumber Waras. Mulut kami bisa dibungkam, tetapi kebenaran tidak akan pernah terbungkam.”

Sedangkan seorang mahasiswa lainnya terlihat membakar semangat rekan-rekannya dengan orasi ” Apakah kalian siap mati kawan-kawan? Apakah kalian siap mati kawan-kawan dalam revolusi? Apakah kawan-kawan siap mati untuk Indonesia?”, yang dijawab oleh para mahasiswa dengan lantang “Siap !” Selain orasi, para mahasiswa juga bernyanyi bersama ” Revolusi, revolusi, revolusi sampai mati. Halo – halo Bandung, Ibukota Priangan. Sudah lama beta tidak berjumpa dengannya, Sekarang telah berubah menjandi lautan api mari bung rebut kembali.” (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Tak Ingin Kalah Dengan Ahok, Anies Unggah Video Wawancara Dengan Sarah Sechan

Tak Ingin Kalah Dengan Ahok, Anies Unggah Video Wawancara Dengan Sarah Sechan

Jakarta – Pilkada DKI Jakarta putaran kedua memang memberikan sensasi yang berbeda jika dibandingkan dengan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis