Home > Ragam Berita > Nasional > Yasona Segera Revisi PP yang Bikin Banyak Lapas Rusuh

Yasona Segera Revisi PP yang Bikin Banyak Lapas Rusuh

Jakarta – Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly menilai Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan menjadi salah satu penyebab masalah di lembaga pemasyarakatan akhir-akhir ini.

Yasona Segera Revisi PP yang Bikin Banyak Lapas Rusuh

Sebab, di dalam PP itu, narapidana kasus korupsi, terorisme, dan narkoba tidak berhak menerima remisi atau pengurangan masa tahanan.

”Rasa frustasi warga binaan karena tidak memiliki harapan untuk mendapatkan remisi,” kata Yasonna dalam Rapat Kerja Teknis Pemasyarakatan, di Hotel JS Luwansa, Jalan HR. Rasuna Said Kav. 22C Jakarta Selatan, Senin (25/4/2016).

Menurut dia, pihaknya segera melaukan merevisi terhadap PP tersebut. Termasuk, memperbaiki sistem remisi dan kongkalingkong dalam pemberian remisi.
”Pembenahan sistem remisi harus dibenahi. Ada yang bermain-main disitu harus kita benahi. Tapi tidak dengan menghilangkan hak orang yang tidak sesuai dengan roh dan filosofi kemasyarakatn kita,” ujar Yasonna.

Menurut Yasonna, revisi PP tersebut tidak akan dicampur adukan dengan proses politik. Sebab, hal tersebut dapat menghentikan rencana revisi itu.
”Jangan hanya karena pandangan politik, proses jadi terhenti dan dianggap hanya satu bentuk bagi-bagi remisi saja. Karena remisi itu hak bagi para warga binaan,” tutup Yasonna. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Polisi Jerat Perampok Pulomas Pasal 340 KUHP

Jakarta – Menurut penuturan penyidik Polres Metro Jakarta Timur, pihaknya mengupayakan agar pelaku perampokan yang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis