Home > Ragam Berita > Internasional > British Airways Dicegat Jet Tempur Hungaria karena Lakukan Penerbangan Ilegal

British Airways Dicegat Jet Tempur Hungaria karena Lakukan Penerbangan Ilegal

London – Sabrina Fawaz dan suaminya mengalami kejadian mengerikan. Pesawat maskapai British Airways (BA) yang dinaiki keduanya dari Dubai, Uni Emirat Arab, ke London, Inggris, dicegat satu unit jet tempur milik Hungaria.

British Airways Dicegat Jet Tempur Hungaria karena Lakukan Penerbangan Ilegal

Insiden tersebut terjadi saat pesawat (BA) kehilangan kontak dengan menara pengawas penerbangan (ATC). Artinya, pesawat itu telah memasuki wilayah udara negara lain tanpa izin.

”Sulit untuk dijelaskan. Anda langsung membayangkan ada sesuatu yang salah terjadi di pesawat dan Anda tidak pernah tahu apa masalahnya ada di pesawat atau di darat,” urai Fawaz sebagaimana diberitakan London Evening Standard Senin (2/5/2016).

”Saya tidak bisa berkata-kata dan panik. Sangat menakutkan. Saya pikir mereka siap melepaskan tembakan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Hungaria menyatakan, dua jet tempur itu terbang pada pukul 12.55. Sisi pesawat maskapai British Airlines sempat dikawal. Namun, setelah pilot BA dapat mengontak ATC, dua jet tempur itu pulang ke pangkalan.

Juru bicara British Airways pun mengakui adanya insiden tersebut. ”Komunikasi dengan ATC langsung pulih dengan cepat. Penerbangan itu mendarat dengan selamat di Heathrow,” tuturnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Raja Salman Kirimkan 250 Ton Kurma Untuk Indonesia

Raja Salman Kirimkan 250 Ton Kurma Untuk Indonesia

Riyadh – Orang nomor satu di Arab Saudi, Raja Salman, dikabarkan memberikan 250 ton kurma ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis