Home > Ragam Berita > Nasional > Berita Terkini : Masyarakat Curiga Adanya Tebusan saat Bebaskan 10 WNI

Berita Terkini : Masyarakat Curiga Adanya Tebusan saat Bebaskan 10 WNI

Jakarta – Pembebasan 10 WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf menyisakan perntanyaan. Apakah pemerintah membayar uang tebusan seperti 50 juta peso atau sekitar Rp 14,2 miliar?

Berita Terkini : Masyarakat Curiga Adanya Tebusan saat Bebaskan 10 WNI

”Memang muncul kecurigaan dari masyarakat, karena selama ini tidak pernah dalam membebaskan sandera (dari Abu Sayyaf) kecuali dengan tebusan. Hampir semua kasus itu terjadi kalau misalnya negosiasi berhasil ada uang baru bisa bebas,” kata Pengamat Terorisme UIN Jakarta Zaki Mubarak pada Selasa (3/5/2016).

Menurut dia, pernyataan pemerintah terkait dengan tebusan hanya dilakukan untuk menjaga gengsi semata. Sebab, jika tebusan tersebut dibayar, masyarakat akan menilai pemerintah mengalah kepada Abu Sayyaf.

”Dilematis bagi pemerintah ketika mengakui ada sejumlah dana diberikan akan dianggap masa mengalah sama teroris. Dilemanya itu,” sambung Zaki.

Sebelumnya. Presiden Kelima Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri menjelaskan, 10 sandera tersebut bebas karena ada yang membayar uang terbusan.
”Ya terang saja dilepas, wong dibayar kok,” kata Mega. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Profesor Coppel : "Kata Pribumi Yang Digunakan Anies Aneh Dalam Tiga Hal"

Profesor Coppel : “Kata Pribumi Yang Digunakan Anies Aneh Dalam Tiga Hal”

Jakarta – Pilihan kata “Pribumi” yang digunakan Anies Baswedan dalam pidatonya yang menimbulkan polemik itu, ...