Home > Ragam Berita > Internasional > Israel Telah Melakukan 124 Pelanggaran Terhadap Situs Suci Selama April

Israel Telah Melakukan 124 Pelanggaran Terhadap Situs Suci Selama April

Yerusalem – Pada Senin (2/5/2016), otoritas Palestina menjelaskan bahwa Israel sudah melakukan 124 pelanggaran. Aksi tersebut dilakukan terhadap situs suci selama April.

Israel Telah Melakukan 124 Pelanggaran Terhadap Situs Suci Selama April

Menteri Agama Palestina Yusuf Ida’is menjelaskan, pelanggaran Israel tersebut terfokus di dua tempat. Yakni, di Masjid Al-Aqsa dan Masjid Ibrahimi.

Sebagaimana diberitakan Middle East Monitor pada Selasa (3/5/2016), pasukan Israel telah 63 kali melarang adzan dikumandangkan di Masjid Ibrahimi di Hebron. Ida’is menambahkan, Israel melakukan pelanggaran di Jericho dan Nablus.

Selain itu, sekitar 1.800 pemukim Yahudi Israel menyerbu Masjid Al Aqsa pada April. Sayangnya, jumlah tersebut mengalami peningkatan dari 4.800 penyerangan selama empat bulan terakhir.

”Melalui invasi harian dan pelanggaran, pemerintah Israel ingin judaise di Masjid Al-Aqsa,” kata menteri itu.

Sementara itu, pihaknya mencatat para pemukim bakal menyerang masjid di bawah perlindungan penuh polisi Israel. Selain menyerang dan menangkapi jamaah Muslim, mereka melaksanakan ritual Talmud.

Dia mengungkapkan, Palestina terus mempertahankan tempat-tempat suci. Mereka pun tidak pernah beristirahat, kecuali pendudukan Israel benar-benar terhapus. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Roket Falcon 9 Milik SpaceX Telah Diluncurkan

Roket Falcon 9 Milik SpaceX Telah Diluncurkan

Wasshington – Roket Falcon 9 milik SpaceX telah diluncurkan ke angkasa pada. Peluncuran roket kedua ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis