Home > Ragam Berita > Nasional > FITRA Menyebut Jokowi Sudah Amnesia Karena Ijinkan Asing Kuasai Investasi di Indonesia

FITRA Menyebut Jokowi Sudah Amnesia Karena Ijinkan Asing Kuasai Investasi di Indonesia

Jakarta – Kebijakan dari Pemerintahan Jokowi yang mana sudah lebih banyak membuka investasi untuk bangsa asing tampaknya mengundang banyak cibiran, tak terkecuali dari pihak Forum Indonwia untuk Transportasi Anggaran (FITRA). Seperti saat berbicara dengan wartawan di Jakarta, Rabu (4/5/2016), Sekjen FITRA Yenny Sucipto mengatakan bahwa hal ini adalah bukti jika Jokowi sudah amnesia dengan salah satu janjinya.

FITRA Menyebut Jokowi Sudah Amnesia Karena Ijinkan Asing Kuasai Investasi di Indonesia

Yenny menuturkan bahwa Jokowi harusnya membayar hutang janji kepada rakyat Indonesia dan harus bisa konsisten dnegan nawacitanya dan juga mencabut lagi 1 paket kebijakan yang sudah tidak pro dengan rakyat. Memang, seperti yang kita tahu, Jokowi memperbolehkan asing untuk berkuasa hingga 100% investasi di puluhan bidang di Indonesia ini dengan 12 paket kebijakan ekonomi yang sudah diambilnya untuk menjalankan pemerintahan.

Salah satu sektor yang mana bisauntuk dikuasai investor asing secara 100% adalah oengusahaan jalan tol, pembentukan lembaga pengujian perangkat telekomunikasi, dan juga industri bahan baku bat. Selain itu, ada juga peluang asing untuk investasi 100A% yakni pada bidang restoran dan juga untuk industri film. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Djarot Bakal Diangkat sebagai Gubernur DKI Definitif

Djarot Bakal Diangkat sebagai Gubernur DKI Definitif

Jakarta – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI segera menggelar rapat paripurna untuk mengusulkan pelaksana ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis