Home > Ragam Berita > Internasional > Berita Internasional : Karena Dendam, Pasukan Perempuan Kurdi Perangi ISIS

Berita Internasional : Karena Dendam, Pasukan Perempuan Kurdi Perangi ISIS

Nawaran – Kelompok militan ISIS di Irak memang dikenal kejam. Kaum perempuan Yazidi dan Kurdi pun menyimpan dendam dan perlawanan. Sebab, beberapa di antara mereka menderita karena ulah ISIS.

Berita Internasional : Karena Dendam, Pasukan Perempuan Kurdi Perangi ISIS

Para perempuan tesebut pun mengangkat senjata. Mereka melawan ISIS dan bergabung dalam sebuah unit khusus wanita dalam pasukan Peshmerga Kurdi. Pasukan itu berperan penting dalam mendesak ISIS di Irak.

Tujuan utama mereka adalah membalas dendam. Sebab, saudara-saudara mereka yang diperkosa, dianiaya, dan dieksekusi kelompok teror tersebut.

”Mereka menculik delapan orang tetangga saya dan saya melihat mereka membunuh anak-anak,” kata salah seorang anggota unit yang bernama Asema Dahir.
”Mereka membunuh paman saya dan membawa pergi istri sepupu saya yang baru menikah selama delapan hari,” ujarnya.

Komandan pasukan perempuan, Haseba Nauzad, pun mempunyai cerita berbeda. Sebelumnya, dia hidup dengan damai bersama dengan suaminya di Turki. Saat itu, ISIS telah menduduki Irak utara dan wilayah-wilayah suku Kurdi.

Karena sikap ISIS, perempuan berusia 24 tahun tersebut pun pulang ke tanahnya. Dia berjuang menghadapi Daesh –sebutan lain untuk ISIS.

”Saya mengesampingkan kehidupan pribadi saya dan dating untuk membela saudari-saudari dan ibu Kurdi saya dan menghadapi musuh,” katanya sebagaimana diberitakan Reuters pada Rabu (4/5/2016).

Haseba dan anggota pasukannya pun optimistis para militan ISIS takut terhadap pejuang wanita. Sebab, jika terbunuh oleh wanita, mereka tidak akan masuk surga. Pihaknya pun yakin bahwa kehadiran bakal menambah semangat bagi para pria yang ikut berjuang. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Usai Bertemu Putin di Jerman, Donald Trump Hentikan Program Rahasia CIA di Suriah

Usai Bertemu Putin di Jerman, Donald Trump Hentikan Program Rahasia CIA di Suriah

Jakarta – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kabarnya telah menghentikan program rahasia Badan Intelijen Pusat ...