Home > Ragam Berita > Nasional > Promosikan Dirinya, Billboard Hasnaeni Bertuliskan “Mengubah Sampah Jadi Emas”

Promosikan Dirinya, Billboard Hasnaeni Bertuliskan “Mengubah Sampah Jadi Emas”

Jakarta – Hasnaeni Moein memang merupakan salah satu sosok yang saat ini kerap bergerilya ataupun mencoba mempromosikan dirinya sendiri karena tekadnya untuk maju dalam Pilgub DKI 2017. Bahkan, terdapat satu billboard yang terdapat di bilangan WArung Buncit, Jakarta, yang mana tertempel Hasnaeni Moein itu da bertuliskan “pro rakyat, mengubah sampah jadi emas”.

Promosikan Dirinya, Billboard Hasnaeni Bertuliskan "Mengubah Sampah Jadi Emas"

Selain itu, pada reklame itu juga bertulisjkan jika siap untuk mengatasi banjir 5 tahun dan mengatasi macet 1 tahun, dan KTP jitu. Pada akhir tulisan di reklame itu tertulis “Wanita Emas”, yang mana memang julukan dari Hasnaeni Moein.

Namun, dari berbagai reklame yang dipasangkan oleh Hasnaeni Moein, ada satu reklame yang disegel oleh pihak Pemprov DKI Jakarta. Sang Wanita Emas ini pun mengaku jika sudah membayar pajak yang dikenakan kepada reklame yang dipasangkannya.

Seperti saat berbicara dengan wartawan di Jakarta, Sabti (7/5/2016), Wanita Emas mengatakan bahwa dirinya sudah bayar kepada pemilik billboard karena itu disewanya sekaligus juga pajaknya. Hasnaeni Moein menambahkan bahwa jika pajaknya sebulan itu kalau tidak salah sekitar 900ribu sampai 1,5 juta rupiah. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Memaksa Masuk Gereja, Pendemo Lempari Polisi Dengan Batu

Memaksa Masuk Gereja, Pendemo Lempari Polisi Dengan Batu

Bekasi – Kompol Erna Ruswing selaku Kasubag Humas Polres Metro Bekasi Kota menyatakan, massa pengunjuk ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis