Home > Ragam Berita > Nasional > Berita Terbaru : Rampas Kemerdekaan Korban, Jokowi Nilai Kebiri Cocok bagi Predator Seksual

Berita Terbaru : Rampas Kemerdekaan Korban, Jokowi Nilai Kebiri Cocok bagi Predator Seksual

Jakarta – Usul hukuman kebiri muncul setelah kasus pemerkosan dan pembunuhan Yuyun terjadi. Namun, beberapa pihak setuju dengan hukuman kebiri bagi pelaku kejahatan seksual. Sebab, hal tersebut bertolak belakang dengan hak asasi manusia (HAM).

Berita Terbaru : Rampas Kemerdekaan Korban, Jokowi Nilai Kebiri Cocok bagi Predator Seksual

Menteri Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung menjelaskan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap bersikukuh bahwa hukuman kebiri harus dilakukan. Sebab, kemerdekaan korban pelecehan telah dirampas. Hak hidup ereka telah direnggut seperti kasus Yuyun, 14.

”Orang yang melakukan tindak kekerasan seksual sangat tidak manusiawi. Kalau itu terjadi pada lingkungan kita, apakah kita bisa mengatakan hal yang sama? Jadi pemerintah harus berkewajiban memberikan perlindungan terhadap kejahatan seksual,” ujar Pramono kepada media Senin (9/5/2016).

Mantan wakil ketua DPR tersebut menambahkan, korban kejahatan seksual bakal membawa trauma seumur hidup. Karena itu, hukuman kebiri dinilai sangat cocok bagi para predator seksual.

”Karena biasanya orang mendapatkan perlakuan itu, maka traumanya seumur hidup. Itu sangat tak adil kalau kemudian kita tak memberikan perlindungan terhadap hal tersebut,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Reklamasi Bakal Dihentikan Anies-Sandi, Luhut : Asal Sesuai Aturan

Reklamasi Bakal Dihentikan Anies-Sandi, Luhut : Asal Sesuai Aturan

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mempersilakan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI ...