Home > Ragam Berita > Nasional > Berita Terkini : Mendagri Instruksikan Aparat Memburu Oknum Penyebar Lambang PKI

Berita Terkini : Mendagri Instruksikan Aparat Memburu Oknum Penyebar Lambang PKI

Purwakarta — Beberapa waktu ini, tanah air dihebohkan dengan isu PKI. Karena masalah tersebut, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pun angkat bicara.

Berita Terkini : Mendagri Instruksikan Aparat Memburu Oknum Penyebar Lambang PKI

Pihaknya menginstruksi aparat menyelediki oknum di balik beredarnya gambar palu arit. Sebagaiamand diketahuo, itu adalah simbol Partai Komunis Indonesia (PKI).

”Itu siapa? Harus dicari, apakah benar orang ini atau kelompok ini berafiliasi ke partai yang bersangkutan,” ujar Tjahjo di Kantor Bupati Purwakarta, Senin (9/5/2016).

Selain itu, Tjahjo berharap melakukan penyelidikan terkait dengan isu tersebut, Apakah pembentukan opini dari pihak-pihak yang ingin memuat suasana atau adu domba.

”Makanya, jangan lihat barangnya, tetapi siapa yang buat ini,” ujarnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, tim gabungan Kodam Jaya dan Polda Metro Jaya telah menyita selusin kaus band Kreator. Barang bukti tersebut didapatkan dari dua toko di Blok M Square dan Blok M Mall, Jalan Melawai, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (8/5/2016).

Kaus berlogo palu arit tersebut adalah cover album tur mereka pada 1990, At The Pulse of Kapitulation. Tim gabungan pun menginterograsi pemilik toko dan dua karyawan. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Sandiaga Uno Kembali Dialporkan ke Polisi, Ada Apa ?

Sandiaga Uno Kembali Dialporkan ke Polisi, Ada Apa ?

Jakarta – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahudin Uno kembali terjerat hukum. Setelah dipolisikan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis