Home > Ragam Berita > Nasional > Berita Terkini : Isu Kebangkitan PKI di Banyumas Hanya Hoax

Berita Terkini : Isu Kebangkitan PKI di Banyumas Hanya Hoax

Purwokerto – Isu kebangkitan PKI pada hari lahir 9 Mei 2016 hanya isapan jempol belaka. Hal tersebut tidak terbukti di Kabupaten Banyumas.

Berita Terkini : Isu Kebangkitan PKI di Banyumas Hanya Hoax

Pada Senin (9/5/2016), tidak ada warga yang melakukan aksi dukungan terhadap PKI. Simbol-simbol PKI berupa gambar palu-arit pun tidak ditemukan. Hal tersebut tidak didapati aparat yang berpatroli di berbagai tempat.

”Sebelumnya, kami memang mendapat informasi bahwa Banyumas termasuk yang mendapat jatah kaus bergambar palu arit. Namun, dalam razia yang kami lakukan di berbagai tempat, termasuk di tempat-tempat usaha konveksi seperti usaha sablon, tidak ditemukan adanya kaos bergambar palu arit,” jelas Komandan Kodim 0271 Banyumas Letkol Inf Erwin Ekagita Yuana kepada media.

Menurut dia, sejak isu kebangkitan PKI muncul, TNI, Polres, dan Satpol PP Banyumas telah melakukan razia dan penyelidikan baik tertutup maupun terbuka secara intensif. Namun, mereka tidak mendapati simbol-simbol PKI.

”Dengan demikian, masyarakat tak perlu lagi ragu bahwa PKI sampai sekarang masih merupakan organisasi terlarang. Tidak ada lagi idelogi lain di Indonesia, selain Pancasila,” jelasnya.

Sementara itu, terkait dengan isu kebangkitan PKI, berbagai elemen masyarakat Banyumas yang tergabung dalam Koalisi Benteng Nusantara menyelenggarakan aksi menolak ajaran komunis. Khususnya, Partai Komunis Indonesia (PKI) di halaman kantor Kesbangpol Pemkab Banyumas.

”Kami menggelar aksi ini, karena sejak beberapa hari terakhir beradar isyu di media sosial mengenai rencana kebangkitan PKI pada hari lahir PKI,” kata Koordinator Koalisi Benteng Nusantara Yudho F. Sudiro. (Tita Yanuanatari – harianindo.com)

x

Check Also

Eks Ketum PP Muhammadiyah Berikan Komentar Terkait Pidato Anies Baswedan

Eks Ketum PP Muhammadiyah Berikan Komentar Terkait Pidato Anies Baswedan

Yogyakarta – Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif atau Buya Syafii Maarif ternyata ...