Home > Ragam Berita > Nasional > Dahnil Anzar Nilai Remaja Sekarang Kurang Memahami Sejarah

Dahnil Anzar Nilai Remaja Sekarang Kurang Memahami Sejarah

Jakarta – Sejarah memang harus diungkap dan ditulis secara terang dan adil. Penulisan sejarah tidak boleh berdasar selera yang sedang berkuasa. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui ada kesalahan atau tidak di masa lalu.

Dahnil Anzar Nilai Remaja Sekarang Kurang Memahami Sejarah

Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak. ”Generasi berikutnya bisa menjadikan itu sebagai ibroh (pelajaran). Termasuk berkaitan dengan PKI ini,” katanya kepada media Rabu, (11/5/2016).

Dahnil menjelaskan, ideologi antikemapanan memang selalu hadir di tengah anak muda dengan pengetahuan sejarah rendah. Selain itu, anak-anak muda dengan literasi mumpuni mengetahui telah berhadapan dengan fakta sejarah yang tidak obyektif. Sebab, bergantung selera dan keberpihakan penguasa.

Karena itu, pihaknya menegaskan pentingnya mengonsumsi fakta sejarah yang benar dan obyektif. Ideologi perlawanan dan antikemapanan tersebut kini bisa menjadi alternatif. Karena itu, pemahaman tentang kebenaran harus ditanamkan kepada anak muda-muda sekarang.

”Jadi, jangan juga represif. Bisa jadi anak-anak yang memakai kaus PKI itu hanya untuk gagah-gagahan saja mereka tak paham makna sesungguhnya karena literasi sejarah yang rendah,” terang Dahnil. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Polres Tarakan Ringkus Penyebar Video Panas Yang Melibatkan 2 Remaja

Polres Tarakan Ringkus Penyebar Video Panas Yang Melibatkan 2 Remaja

TARAKAN – Satreskrim Polres Tarakan berhasil meringkus terduga perekam dan penyebar video panas yang melibatkan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis