Home > Ragam Berita > Nasional > Simak Pengakuan Lucu Ahok Saat Minta 5 Anak Pada Veronica

Simak Pengakuan Lucu Ahok Saat Minta 5 Anak Pada Veronica

Jakarta — Ruang publik terpadu ramah anak (RPTRA) Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah diresmikan di Jalan Pasir, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (17/5/2016). Peresmian tersebut dilakukan bersamaan dengan pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB).

Simak Pengakuan Lucu Ahok Saat Minta 5 Anak Pada Veronica

Selain itu, Ahok diminta untuk memberikan kata sambutan. Di kesempatan itu, pihaknya pun berkata jujur. Dia menilai dirinya kurang pantas memberikan arahan tentang Kampung KB.

Sebab, Dia mempunyai tiga anak. ”Saya agak susah ngomong KB karena saya punya anak tiga. Ya ‘bocor-bocor’ satu bolehlah. Saya tadinya mau punya anak lima, tetapi istri saya bilang, lahirin sendiri!” katanya.

”Mau lahirin dari istri yang lain, nyali enggak ada,” katanya disambut tawa para warga dan undangan.

”Ini masalah nyali yang enggak ada. Kita kan gini-gini ‘Istikomah’, Ikatan Suami Takut Istri Kalau di Rumah,” tambahnya.
Sementara itu, Istri Ahok, Veronica Tan, tidak dapat menghadiri acara tersebut. Ahok pun menganggap bahwa kondisi itu membuatnya dapat bercanda lepas.

”Karena enggak ada istri saya, saya ngomong-nya lebih lancar nih, Bapak, Ibu,” katanya lalu tertawa. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Hebat! Meski Dikeroyok, Anggota Kopassus Ini Bikin 7 Pemuda Mabuk Lari dan 1 Orang Pingsan

Hebat! Meski Dikeroyok, Anggota Kopassus Ini Bikin 7 Pemuda Mabuk Lari dan 1 Orang Pingsan

Jakarta – Seorang anggota Kopassus dari Satuan 81 / Penanggulangan Teror yang bernama Sertu Wahyu ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis