Home > Ragam Berita > Nasional > Cerita Tragis Siswi SD 7 Tahun Dicabuli Oleh Tukang Kebun Sekolah

Cerita Tragis Siswi SD 7 Tahun Dicabuli Oleh Tukang Kebun Sekolah

Surabaya – Yoyok (23), pemuda asal Surabaya digelandang oleh aparat kepolisian Polsek Rungkut, Surabaya karena melakukan pencabulan kepada siswi SD sebut saja bunga (7).

Cerita Tragis Siswi SD 7 Tahun Dicabuli Oleh Tukang Kebun Sekolah

Ilustrasi

Pencabulan tersebut dilakukan Yoyok sebanyak tiga kali. Yoyok sendiri adalah tukang kebun di tempat korban bersekolah.

Parahnya, pria yang berdomisili di Medokan Ayu, Surabaya ini saat melakukan pencabulan mengikat tangan korban dengan menggunakan tali pramuka dan menutup mulutnya dengan lakban.

Peristwa pencabulan itu sendiri dilakukan oleh pelaku di dalam kamar mandi sekolah saat situasi sedang sepi.

Menurut Kapolsek Rungkut, Surabaya Kompol Dwi Heri Sukiswanto, modus yang dilakukan pelaku ini merayu korban dengan mengiming-imingi akan diberi uang jajan.

Awalnya, korban menolak namun dipaksa oleh pelaku dan dimasukkan ke dalam kamar mandi sekolah. Sebelum dicabuli, mulut korban dilakban dan tangannya diikat ke belakang. “Kejadian ini berulang hingga tiga kali,” kata Heri (Selasa, 17/5/2016).

Peristiwa tersebut terbongkar setelah korban mengeluh sakit di kelaminnya saat hendak buang air kecil dan mengadukannya kepada orangtuanya. Tak terima anaknya dicabuli orang tua korban langsung melaporkannya kepada polisi.

Guna membuktikan jika korban telah dicabuli oleh pelaku, polisi pun melakukan visum kepada korban dan hasilnya membenarkan jika korban menjadi korban pencabulan.

“Selain mengamankan pelaku, kita juga menyita barang bukti berupa tali pramuka untuk mengikat korban dan lakban yang digukan untuk menutup mulut korban,” pungkas Heri. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Hubungan Terlarang, Foto Ibu Bhayangkari Inisial PWA Tersebar di Medsos

Hubungan Terlarang, Foto Ibu Bhayangkari Inisial PWA Tersebar di Medsos

Kendari – Hampir berbarengan dengan penyebaran informasi dugaan hubungan terlarang antara ibu bhayangkari berinisial PWA ...