Home > Ragam Berita > Internasional > Berita Terbaru : Beredar Video Diduga ISIS Yang Melibatkan Anak Indonesia

Berita Terbaru : Beredar Video Diduga ISIS Yang Melibatkan Anak Indonesia

Jakarta – Sebuah video yang diyakini sebagai video latihan perang kelompok militan ISIS berdurasi 20 menit menjadi viral di Tanah Air. Pasalnya, peserta latihan tersebut berisikan anak-anak kecil yang fasih berbahasa Indonesia.

Berita Terbaru : Beredar Video Diduga ISIS Yang Melibatkan Anak Indonesia

Dalam video itu juga diperlihatkan adegan pembakaran paspor Indonesia oleh anak kecil yang diperkirakan berusia 8 tahunan.

“Kalau melihat kualitasnya, video itu pasti dibuat di Suriah,” kata pengamat intelijen dan terorisme Universitas Indonesia (UI), Ridlwan Habib di Jakarta, Rabu (18/5/2016) malam.

Anak-anak Indonesia terlihat berlatih menggunakan senapan serbu jenis AK. Terlihat juga sosok Abu Faiz al Indunesy yang di Suriah menjadi seorang sniper atau penembak jitu. Menurut Ridlwan, hal ini bisa menjadi masalah yang amat serius di masa depan.

Terdapat sekitar 20-an lebih anak-anak berusia 8 hingga belasan tahun dalam video tersebut. Pemerintah harus lebih waspada karena dalam beberapa tahun mendatang mereka bisa kembali ke Indonesia untuk melancarkan aksi teror.

“Tapi melihat begitu banyaknya anak-anak Indonesia yang sudah berhasil masuk ke Suriah, ini harus jadi evaluasi serius pihak Imigrasi,” ujar Ridwan.

Menurut Ridwan, Pemerintah memiliki dua alternatif. Pertama, melakukan blokade total atau cekal bagi anggota ISIS asal Indonesia yang hendak pulang dari Suriah. Mereka tidak boleh masuk lagi ke Indonesia, atau mereka harus diawasi dengan sangat ketat. Yang kedua, dilakukan penjemputan terhadap anak-anak kecil yang sekarang berada di Suriah.

Ia juga menegaskan, anak-anak masih dalam perlindungan negara. Mereka bisa saja diambil dari orang tuanya jika tidak mau bersama-sama pulang ke Indonesia. Opsi kedua tersebut membutuhkan perencanaan matang serta sumber daya yang luar biasa.

“Setidaknya harus ada beberapa skenario penjemputan, termasuk pengerahan pesawat militer dan kapal perang sebagai sarana transportasinya,” ujar Ridlwan. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Bejat! Perawat Pria Ini Perkosa Mayat Perempuan Yang Baru Satu Jam Meninggal Dunia

Bejat! Perawat Pria Ini Perkosa Mayat Perempuan Yang Baru Satu Jam Meninggal Dunia

La Paz – Seorang perawat pria bernama Grover Macuchapi (27) harus berurusan dengan polisi setelah ...