Home > Gaya Hidup > Tips > Simak, Manfaat Jeruk Nipis Untuk Menghilangkan Bau Badan

Simak, Manfaat Jeruk Nipis Untuk Menghilangkan Bau Badan

Jakarta – Seorang blogger kecantikan asal Amerika Serikat (AS), Farah Dhukai. membagikan tips seputar jeruk nipis sebagai bahan alami pengganti deodoran untuk menghilangkan bau badan.

Simak, Manfaat Jeruk Nipis Untuk Menghilangkan Bau Badan

Lewat video singkat yang diunggahnya di akun Instagram, Farah mendemonstrasikan jeruk nipis yang diaplikasikannya pada bagian ketiak. Di sisi unggahan video tersebut, Farah menuliskan jika jeruk nipis diklaim dapat menjaga ketiak tetap kering dan beraroma sedap seharian penih.

Caranya adalah dengan memotong jeruk nipis menjadi dua bagian, lalu simpan di kulkas. Atau Anda dapat peras jeruk nipis dan terapkan ampas airnya dengan kapas pada kedua ketiak. Gunakanlah air jeruk nipis pada ketiak sesaat setelah mandi. Biarkan hingga benar-benar mengering.

Cara menghilangkan bau badan dengan jeruk nipis bukanlah sebuah hal yang. Metode ini pun bukannya ranpa resiko.

Pertama, jangan terapkan air jeruk nipis pada ketiak seusai mencukur rambut lantaran kandungan asamnya dapat membuat perih. Kedua, hindari paparan sinar matahari secara langsung selama melakukan perawatan alami ini.

Sebab ketiak dapat mengalami reaksi inflamasi yang menyebabkan kulit terbakar dan melepuh. Demikian seperti dilansir dari Cosmopolitan, Kamis (19/5/2016). (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Awas, Beberapa Makanan dan Minuman Bisa Bikin Tampak Lebih Tua

Awas, Beberapa Makanan dan Minuman Bisa Bikin Tampak Lebih Tua

Jakarta – Setiap hari tubuh kita akan semakin tua, ini adalah sebuah fakta kehidupan yang ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis