Home > Ragam Berita > Ekonomi > Harga Turun, Pertalite dan Pertamax Laris Manis di Pasaran

Harga Turun, Pertalite dan Pertamax Laris Manis di Pasaran

Jakarta – Harga bahan bakar khusus (BBK) menurun signifikan. Hal tersebut terjadi pada pertamax, pertamax plus, pertamima dex, dan pertalite. Hal itu pun mendongkrak konsumsi BBK meningkat.

Harga Turun, Pertalite dan Pertamax Laris Manis di Pasaran

PT Pertamina (Persero) hingga kini telah menurunkan harga pertamax Rp 1.950 per liter menjadi Rp 7.350 per liter pada 15 Mei 2016. Namun, di Jakarta, Pertamax masih dijual Rp 9.300 per liter.

”Konsumsi pertamax meningkat dari 8 ribu kiloliter (KL) per hari menjadi 10 ribu KL per hari,” kata Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro kepada media pada Kamis (19/5/2016).

Wianda menjelaskan, konsumsi BBM beroktan 92 tersebut meningkat. Artinya, masyarakat kini telah mempunyai pilihan untuk menjaga performa mesin kendaraan.

Selain itu, konsumsi pertalite dengan oktan 90 itu menunjukkan hal serupa.. Hingga April 2016, konsumsi Pertalite menyentuh angka 600 ribu KL. ”Kami sekarang sudah ada di 2.956 SPBU, konsumsi per SPBU sekitar 2,5 KL per hari ” jelas Wianda.

Sementara itu, Pertamina pada 15 Mei 2016 telah menurunkan BBK. Harga pertamax turun Rp 200 per liter di Jawa, Madura, dan Bali menjadi Rp 7.350–Rp 7.450 per liter dan Rp 300 per liter menjadi Rp 7.700–Rp 10.650 per liter di daerah lain.

Harga pertalite pun turun Rp 200 per liter di seluruh daerah. Di Papua, bahan bakar tersebut awalnya dijual Rp 7.300 per liter. Kini harganya turun Rp 7.100 per liter. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Utang Indonesia Membengkak, Ini Kata Jusuf Kalla

Utang Indonesia Membengkak, Ini Kata Jusuf Kalla

Jakarta – Utang Indonesia diberitakan membengkak, yang disebabkan karena banyaknya proyek-proyek strategis yang sedang dikebut ...