Home > Ragam Berita > Nasional > Benarkah Ada Keterlibatan Polisi Dalam Kasus Pemerkosaan Gadis Manado ?

Benarkah Ada Keterlibatan Polisi Dalam Kasus Pemerkosaan Gadis Manado ?

Gorontalo – STC, wanita 19 tahun asal Manado yang menjadi korban pemerkosaan beberapa waktu lalu kini kasusnya tengah ditangani oleh Kepolisian Daerah Gorontalo.

Benarkah Ada Keterlibatan Polisi Dalam Kasus Pemerkosaan Gadis Manado ?

Ilustrasi

Berdasarkan penanganan awal, terdapat beberapa kejanggalan pada pemerkosaan yang diduga dilakukan oleh 19 orang tersebut.

Ajun Komisaris Besar Bagus Santoso selaku Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo mengatakan kasus ini masih dalam tahap pengembangan, padahal Polda Sulawesi Utara yang sebelumnya menangani kasus itu, telah menetapkan dua tersangka.

Menurut Bagus, jumlah pelakunya juga tidak sebanyak laporan korban. “Tidak benar itu ada 19. Saksi hanya tujuh, maksudnya yang dibilang 19 itu tidak benar, yang benar itu ada tujuh orang dan sudah diperiksa,” ujar Bagus, saat dihubungi dari Jakarta, Kamis, (19/5/2016).

Tujuh orang tersebut saat ini masih menjadi saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka. Bagus juga menuding media selama ini cenderung terbalik-balik menafsirkan berita. Berdasarkan keterangan tujuh saksi itu, kata Bagus, tidak ada pemerkosaan seperti yang diberitakan.

Bagus juga menyampaikan jika keterangan itu telah dikuatkan dengan bukti visum dan saksi ahli.

“Visum tidak menunjukkan ada tanda bekas pemerkosaan,” ujarnya.

Terkait tudingan keterlibatan anggota Kepolisian, Bagus membenarkan. Namun, ia menegaskan keterlibatan mereka sebatas menyediakan tempat dan makanan. “Mereka ada yang menyiapkan tempat, ada yang menyiapkan makanan. Namanya juga teman datang dari Sulut (Sulawesi Utara), jadi difasilitasi. Bukan memerkosa,” ucap dia.

Bagus menambahkan, jika memang anggota polisi itu terbukti melakukan kesalahan, mereka akan tetap ditindak sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kalau memang nanti ada keterlibatan, ada keterlibatan anggota, bukan saja kasus ini tetapi ada kasus lainnya juga, anggota akan tetap ditindak tegas karena istilahnya sudah mencemarkan nama baik dari institusi,” ujarnya. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Pengamat Menilai Maraknya Hoax Tak Lepas Dari SBY Saat Masih Menjabat Presiden

Pengamat Menilai Maraknya Hoax Tak Lepas Dari SBY Saat Masih Menjabat Presiden

Jakarta – Arief Poyuno, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang dikenal kritis terhadap pemerintahan Presiden ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis