Home > Ragam Berita > Nasional > Polisi Ringkus Anggota BNN Abal-Abal di Malang

Polisi Ringkus Anggota BNN Abal-Abal di Malang

Jakarta – Seorang anggota BNN abal-abal ditangkap polisi. Saat mennyaru sebagai anggota abal-abal, dia menipu korbannya. Seluruhnya adalah para perempuan. Nah, beberapa orang pun telah menjadi korban anggota BNN palsu tersebut.

Polisi Ringkus Anggota BNN Abal-Abal di Malang

Andre Pranata alias Andreas Yahmi, 35, menyaru sebagai anggota Badan Narkotika Nasional (BNN). Dia bertujuan mengeruk seluruh harta para korban. Pria berbadan tegap dan tinggi besar itu pun memakai atribut bintang 2 atau Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) agar membikin korban percaya.

”Tersangka mengaku sebagai anggota BNN dengan pangkat Bintang 2. Itu dilakukan untuk mengelabui para korbannya,” kata Kanitreskrim Polsek Klojen Iptu Irwan Tjatur di Mapolsek Klojen Kota Malang pada Kamis (19/5/2016).

Yahmin yang tercatat sebagai warga Nganjuk, Jawa Timur itu dengan karismanya, berhasil mengelabui seorang janda berinisial YK (40), warga Desa Gembongan II, Desa Gembongan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

YK terbujuk dengan rayuan sang pelaku untuk bertemu di Hotel Camelia, Kecamatan Klojen, Kota Malang. Tersangka berhasil membawa kabur sepeda motor milik korban.

Tersadar diperdayai oleh tersangka, YK segera melaporkan ke Polsekta Klojen, Kota Malang. Atas laporan tersebut, polisi berhasil menangkap pelaku.

”Pelaku juga berpura-pura menawarkan pembelian mobil dengan harga murah. Karena tertarik rayuan, korban mau saja menyerahkan sejumlah uang,” katanya.

Andre mengakui, penyidik mengatakan, kalau setiap beraksi terlebih dahulu memacari korban melalui Facebook. Korban selanjutnya diajak bertemu sebelum kemudian dimintai sejumlah uang.

”Korban mengalami kerugian sebesar Rp 10 juta, dari korban sebelumnya pelaku meminta Rp 12 juta,” terangnya.
Tersangka juga mengaku sudah mengelabui tiga perempuan dengan modus yang sama. Selain mengaku sebagai anggota BNN, tersangka juga berpura-pura menjadi kontraktor. Empat toko bangunan juga menjadi korbannya.

Tersangka ditahan bersama barang bukti berupa sepeda motor milik korban. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 378 KUHP dengan ancaman 4 tahun penjara. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Banjir dan Pohon Tumbang Mengepung Sejumlah Wilayah di DKI Jakarta

Banjir dan Pohon Tumbang Mengepung Sejumlah Wilayah di DKI Jakarta

Jakarta – Hujan lebat yang disertai angin kencang kembali mengguyur Ibu Kota DKI Jakarta hari ...