Home > Ragam Berita > Nasional > Berita Terbaru : Tujuh Anak Buah Mad Dasir Dijatuhi Hukuman dalam Sidang Kasus Salim Kancil

Berita Terbaru : Tujuh Anak Buah Mad Dasir Dijatuhi Hukuman dalam Sidang Kasus Salim Kancil

Lumajang – Jaksa Penuntunt Umum dari Kejaksaan Negeri Lumajang menjatuhkan hukuman seumur hidup kepada Kepala Desa Selok Awar-awar, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Hariyono. Selain itu, Kepala Preman Mad Dasir pun mendapat hukuman serupa.

Berita Terbaru : Tujuh Anak Buah Mad Dasir Dijatuhi Hukuman dalam Sidang Kasus Salim Kancil

Tujuh anak buah Mad Dasir pun tidak terlepas dari hukuman. Mereka adalah Suparman, Tomin, Nur Tilab, Satuwi, Besri, Jumanan, dan Tinarlab, yang semuanya warga Desa Selok Awar-awar.

Dalam berkas tuntutan yang dibacakan jaksa, ketujuh orang tersebut turut terlibat dalam pembunuhan terhadap Salim Kancil pada 26 November 2015, dan penganiayaan pada Tosan, yang sudah direncanakan.

Di mana, ketujuh terdakwa melakukan pembunuhan Salim Kancil atas perintah Mad Dasir. Begitu juga, mengenai penganiayaan terhadap Tosan. Kesemuanya, memang sudah direncanakan sebelumnya, dan tentunya atas perintah Hariyono.

”Maka, meminta dan memohon pada pimpinan majelis hakim memberikan hukuman 15 tahun penjara pada para tujuh terdakwa. Karena, ikut terlibat pembunuhan berencana, sehingga melanggar pasal 340 KUH Pidana,” terang Doddy Gazali. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Massa FPI Siap Dirikan Pesantren di Cipinang Bila Rizieq Ditahan

Massa FPI Siap Dirikan Pesantren di Cipinang Bila Rizieq Ditahan

Jakarta – Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab hari ini, Senin (23/1/2017) ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis