Home > Ragam Berita > Nasional > Ratna Sarumpaet Prihatin Dengan Komentar Kasar Yang Memenuhi Instagramnya

Ratna Sarumpaet Prihatin Dengan Komentar Kasar Yang Memenuhi Instagramnya

Jakarta – Ratna Sarumpaet meruapakn salah satu orang yang dikenal paling anti dan kerap berkomentar miring mengenai Ahok. Ucapannya yang kasar dan juga semaunya sendiri tampaknya membuat netizen gerah dan dairinuya pun ganti menjadi sasaran kritik dan bully yang mana hal itu bisa dilihat dari akun isntagram dari Ratna ini.

Ratna Sarumpaet Prihatin Dengan Komentar Kasar Yang Memenuhi Instagramnya

Seperti yang dituliskan di salah satu media sosialnya, Sabtu (21/5/216), Ratna Sarumpaet berucap “Pagi ini, saya kembali PRIHATIN membaca respon2 yang kasar dan tidak berdasar, BERISI hinaan/ejekan/kata2 tidak pantas. Tak pernah terbayangkan serangan2 seperti itu akan mengepung IG karena saya selalu mengira warga IG memiliki tingkat intelektualitas yg baik.”

Pada waktu itu dirinya sedang memperjuangkan nasib warga Pasar Ikan Penjaringan karena digusur oleh Pemprov DKi Jakarta atas perintah dari Ahok. Oleh karena itu, para netizen dan juga pendukung Ahok ini pun dianggapnya sudah membully dirinya.

Ratna pun menegaskan bahwa dirinya ingin agar warga Jakarta ini yang ada di instagra, terutama juga pendukung Ahok agar mau turun ke Pasar Ikan menjadi saksi mata. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Polri Tanggapi Permintaan Habib Rizieq Yang Ingin Kasusnya Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Polri Tanggapi Permintaan Habib Rizieq Yang Ingin Kasusnya Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Jakarta – Polri sudah mendengarkan permintaan dari Rizieq Shihab yang meminta agar segala masalah hukum ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis