Home > Ragam Berita > Nasional > Pelaku Video Panas Yahya Zaini Masuk Dalam Kepengurusan DPP Golkar ?

Pelaku Video Panas Yahya Zaini Masuk Dalam Kepengurusan DPP Golkar ?

Jakarta – Beberapa hari yang lalu dokumen mengenai struktur kepengurusan DPP Partai Golkar tahun 2014-2019 beredar dimana salah satu anggota mantan sosok yang pernah terekam video panas, Yahya Zaini, berada di dalam kepengurusan partai berlambang pohon beringin itu di bawah kepemimpinan Setya Novanto. Atas hal tersebut, salah satu poliisi Golkar Tantowi Yahya pun turut mempertanyakannya.

Pelaku Video Panas Yahya Zaini Masuk Dalam Kepengurusan DPP Golkar ?

Seperti saat berbicara dengan wartawan di Jakarta, Kamis (26/5/2016), tantowi mengungkapkan jika dirinya tak mengetahui hal trsebut karena itu merupakan pihak formatur yang memasukkan nama-nama itu. Tantowi menambahkan bahwa pertimbangan dalam memilikh nama-nama anggota juga dirinyatak mengetahui karena tak ikut serta dalam memilih.

Tantowi Yahya menuturkan bahwa list itu yang mana sudah beredar adalah sesuatu yang tidak diketahuinya dari mana sumbernya. Tantowi menambahkan bahwa jika memang itu benar, maka sudah pasti akan ditandatangain oleh Ketua Umum, sehingga dirinya tak bisa untuk berkmenyar mengenai list tersebut karena dirinya juga tak mengetahui seluk beluknya. Memang, masuknya nama Yahya Zaini sempat membuat heboh netizen karena dirinya yang pernah tersangkut video panas. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Polda Metro Pertanyakan Maksud Tamasya Al Maidah di Aksi 313

Polda Metro Pertanyakan Maksud Tamasya Al Maidah di Aksi 313

Jakarta – Polda Metro Jaya mempertanyakan maksud dari tema Tamasya Al-maidah yang diusung oleh Forum ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis