Home > Ragam Berita > Nasional > Politisi Hanura Menilai Koalisi Partai Sulit Menandingi Elektabilitas Ahok

Politisi Hanura Menilai Koalisi Partai Sulit Menandingi Elektabilitas Ahok

Jakarta – PDI Perjuangan (PDI-P) dan Partai Gerindra dikabarkan tengah intens berkomunikasi untuk mewujudkan koalisi pada Pilgub DKI Jakarta 2017 mendatang.

Politisi Hanura Menilai Koalisi Partai Sulit Menandingi Elektabilitas Ahok

Menanggapi berita ini, Hanura mengaku tidak mempermasalahkannya dan etap meyakini Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai sosok yang pailng tepat untuk memimpin Jakarta.

“Saya kira, kami masih percaya diri dalam mengusung Ahok. Kalau PDIP dan Gerindra sudah mengusung calon ya sah-sah saja, Saya menyambut baik. Saya tetap punya keyakinan besar kalau Ahok akan menjadi pemenang. Belum ada yang menandingi Ahok,” ujar anggota Tim Pilkada Hanura, Dadang Rusdiana saat berbincang dengan awak media, Sabtu (28/5/2016).

Dadang yang bertanggung jawab terkait Pilkada di wilayah DKI, Banten, dan Jawa Barat mengaku optimistis Ahok tetap menjadi pilihan masyarakat DKI Jakarta meski PDI-P dan Gerindra nantinya jadi berkoalisi. Dia justru melihat elektabilitas Ahok kian hari kian meningkat.

“Saya kira tidak apa PDI-P melakukan koalisi ingin mengungguli Ahok, silakan saja, kita tetap yakin. Keyakinan kita bukan keyakinan emosional tetapi dibuktikan dari hasil survey dari berbagai lembaga survei yang kredibel. Elektabilitas Ahok masih tinggi di atas 50%,” beber Dadang.

Dalam prosesnya, menurut Dadang, Ahok telah membuktikan pengabdiannya untuk membangun Jakarta menjadi lebih baik. Baginya, masyarakat DKI Jakarta tidak lagi mementingkan seberapa banyak parpol yang mengusung calon-calon untuk memimpin ibukota.

“Warga Jakarta tidak bisa lagi hanya program saja, warga Jakarta menginginkan semangat tinggi dan kredibilitas. Warga Jakarta telah melihat ada perubahan ketika Ahok memimpin. Para pekerja kontrak di DKI diberesi, petugas kelurahan sampai tingkat terbawahpun dirapikan, penertiban terukur dan tota kota baik menjadi bukti.” paparnya. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Puluhan Saksi Kasus Rita Widyasari Dimintai Keterangan oleh KPK

Puluhan Saksi Kasus Rita Widyasari Dimintai Keterangan oleh KPK

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 11 saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi penerimaan ...