Home > Gaya Hidup > Kesehatan > Berita Kesehatan : Wow, Ganja Ternyata Dapat Menyembuhkan Penyakit Berbahaya

Berita Kesehatan : Wow, Ganja Ternyata Dapat Menyembuhkan Penyakit Berbahaya

Jakarta – Ganja adalah jenis obat-obatan terlarang di tanah air. Namun, 60 senyawa kimia dalam ganja ternyat dapat memberikan kebaikan bagi tubuh. Namanya adalah cannabinoid

Berita Kesehatan : Wow, Ganja Ternyata Dapat Menyembuhkan Penyakit Berbahaya

Pemerintah Israel bahkan telah menggunakan cannabinoid dari ganja untuk menyembuhkan kanker, epilepsi, parkinsonm, dan sindrom tourette.
Sisi Dunia akan membahas 5 macam penyakit yang ternyata bisa disembuhkan menggunakan ganja seperti dilansir dari India Timer Jumat (27/5/2016).

Kanker
Sejumlah penelitian telah mengemukanan hasil berupa keefektifan ganja untuk memerangi kanker tertentu. Salah satu cannabinoid dalam ganja, Cannabidiol (CBD), terbukti dapat menghambat penyebaran Id-1. gen yang menyebakan sel kanker.

Ganja juga dapat digunakan unuk mencegah mual pada pasien yang tengah menjalani kemoterapi. FDA pun telah mengijinkan perdaran pil ganja untuk para penderita kanker.

HIV-AIDS
Pil ganja yang digunakan untuk mencegah mual pada penderita kanker pun dapat meningkatkan napsu makan orang yang mengidap HIV-AIDS. Penelitian yang diterbitkan di jurnal Neurology mengemukakan bahwa dengan menghirup ganja, suasana hati dan kualitas hidup ODHA akan meningkat secara signifikan.

Alzheimer
Studi yang diterbitkan dalam jurnal Moleculer Pharmacetutics mengungkapkan bahwa kandungan di dalam ganja dapat mengikat enzim penyebab alzheimer. Pada kenyataannya, ganja justru lebih efektif memperlambat perkembangan penyakit ini ketimbang obat-obatan lain yang selama ini diresepkan untuk pasien alzheimer.

Kesehatan paru-paru
Menghisap ganja ternyata dapat meningkatkan kesehatan paru-paru. Fakta ini ditemukan ileh para peneliti di UCLA.

Glaukoma
Studi pada tahun 1970-an menemukan bahwa ganja dapat menurunkan risiko kebutaan akibat glaukoma. Glaukoma adalah gangguan pada mata dimana terjadi peningkatan pada tekanan intraokular yang bisa berujung pada kerusakan saraf optik. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Sebaiknya Jangan Langsung Tidur Setelah Sahur, Ini Sebabnya

Sebaiknya Jangan Langsung Tidur Setelah Sahur, Ini Sebabnya

Jakarta – Memasuki awal bulan puasa seperti ini biasanya tubuh belum terbiasa sehingga terasa lemas, ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis