Home > Olahraga > Bola > Berita Euro 2016 : Aturan Baru, Warna Celana Dalam Wajib Sama

Berita Euro 2016 : Aturan Baru, Warna Celana Dalam Wajib Sama

Paris – Jelang bergulirnya kompetisi sepakbola antar negara di Eropa, Euro 2016, yang akan dimulai Juni mendatang, baik UEFA maupun FIFA tampak mulai berbenah. Salah satu persiapan yang terlihat ialah akan diterapkannya beragam aturan baru agar penyelenggaraan Euro 2016 yang akan berlangsung di Prancis dapat berjalan maksimal.

Berita Euro 2016 : Aturan Baru, Warna Celana Dalam Wajib Sama

Seperti dilansir dari Sky Sports, Selasa (31/5/2016), mulai 1 Juni 2016 esok, International Football Association Board (IFAB) selaku otoritas yang berwenang mengubah peraturan sepakbola, telah merilis sebanyak 95 pergantian peraturan.

Rencananya aturan-aturan baru ini akan mulai diterapkan pada Euro 2016, sebelum kedepannya akan diterapkan pula di setiap kompetisi sepakbola yang bernaung di bawah FIFA.

David Elleray selaku Direktur Teknis IFAB menjelaskan bahwa aturan ini dibuat bertujuan agar pemain, ofisial pertandingan, hingga fans dapat lebih memahami peraturan dengan jelas.

Nah, salah satu aturan baru yang cukup menarik ialah setiap tim yang bertanding diwajibkan menggunakan celana dalam dengan warna yang sama. Itu artinya, pemain tidak bisa menggunakan celana dalam sembarangan. Hmm, kira-kira esensi dari penyeragaman celana dalam apa ya? (Rani Soraya – harianindo.com)

x

Check Also

Prediksi Montenegro vs Polandia, Kualifikasi Piala Dunia 27 Maret 2017

Prediksi Montenegro vs Polandia, Kualifikasi Piala Dunia 27 Maret 2017

Warsawa – Pada babak kualifasi Piala Dunia, Pertandingan seru antar negara eropa di grup E ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis