Home > Gaya Hidup > Kesehatan > Inilah Kondisi Rongga Mulut Penderita Diabetes

Inilah Kondisi Rongga Mulut Penderita Diabetes

Jakarta – Penyakit diabetes dapat memunculkan komplikasi di rongga mulut. Oleh karena itu, tidak ada salahnya apabila Anda Anda mengetahui ciri-ciri rongga mulut penderita diabetes, sebegai barometer kesehatan Anda.

Inilah Kondisi Rongga Mulut Penderita Diabetes

Seperti dilansir dari solopos.com (Selasa, 31/5/2016), Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut dari Difa Oral Health Center, drg Widya Apsari membeberkan lima hal yang harus kita tahu tentang diabetes dan kondisi rongga mulut.

1. Risiko gigi berlubang pada pengidap diabetes (diabetesi) meningkat lantaran jumlah air ludah berkurang gara-gara rutin mengonsumsi obat diabetes.

2. Diabetesi juga rentan mengalami periodontis atau kerusakan jaringan penyangga gigi, yang membuat gigi tanggal secara spontan. Ya, karena diabetes meningkatkan risiko terjadinya kerusakan pada tulang, termasuk tulang rahang.

3. Penurunan ketahanan mukosa (kulit) di dalam rongga mulut, sehingga mudah terkena infeksi jamur dan bakteri pada rongga mulut.

4. Diabetesi mengalami kondisi luka yang sulit sembuh. Umum terjadi setelah melakukan pencabutan gigi.

5. Perubahan atau berkurangnya indera pengecapan pada lidah sehingga pasien diabetes cenderung menambahkan garam pada makanannya. Tak heran bila terjadi peningkatan risiko penyakit jantung. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Dibanding Ibuprofen, 7 Obat Anti Nyeri Ini Lebih Aman Digunakan

Dibanding Ibuprofen, 7 Obat Anti Nyeri Ini Lebih Aman Digunakan

Jakarta – Obat anti-inflamasi non steroid (NSAID) seperti ibuprofen dan naproxen kerap digunakan sebagai peringan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis