Home > Ragam Berita > Internasional > Sadis, Gadis Cantik Ini Dibakar Karena Menolak Lamaran Pria

Sadis, Gadis Cantik Ini Dibakar Karena Menolak Lamaran Pria

Punjab – Cinta ditolak amarah pun tak dapat dikesampingkan. Hal itu terjadi di Paistan saat seorang wanita cantik berusia 19 tahun harus meninggal dunia karena dibakar hidup-hidup akibat telah menolak lamaran pernikahan dari seorang pria. Dirinya diduga telah dibakar oleh para keluarga pria itu.

Sadis, Gadis Cantik Ini Dibakar Karena Menolak Lamaran Pria

Wanita maang itu bernama Maria Sadaqat, yang mana meninggal dunia meski sempat dilarikan ke Pakistan Institute Medical Sciences (PIMS) usai mengalami siksaan yang mengenaskan pada hari Selasa (31/5/2016) kemarin. Maria sendiri merupakan seorang guru yang mana bekerja di sebuah sekolah swasta di Pakistan dan dirinya meninggal dunia dnegan luka bakar yang mencapai 85%.

Berdasarkan pihak kepolisian, Maria ini deiserang kurang lebih 5 orang pada saat dirinya pulang kerja .Maria sempat meminta tolong, namun para tetangga membutuhkan banya waktu karena memang rumah MAria yang terletak di daerah pelosok. SAat bantuan sudah datang, Maria sudah mengalami luka bakar yangsangat parah dan sebelu meninggal, dirinya mampu mengidentifikasi 2 orang pelaku yang mana satu dari mereka adalah rekan kerjanya.

Polisi pun akhirnya berhasil menangkap 3 orang dan 2 orang lainnya masih dalam pencarian. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Driver Muslim Ini Gratiskan Taksinya Demi Bantu Korban Bom Manchester

Driver Muslim Ini Gratiskan Taksinya Demi Bantu Korban Bom Manchester

Manchester – AJ Singh, seorang pengemudi taksi di Manchester Inggris menuai pujian setelah aksi heroiknya ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis