Home > Ragam Berita > Nasional > Ahok Menyebut Impor Daging Bisa Menekan Inflasi Jelang Ramadhan

Ahok Menyebut Impor Daging Bisa Menekan Inflasi Jelang Ramadhan

Jakarta – Naiknya harga beberapa bahan-bahan pokok pada saat menjelan Ramadhan memang biasanya akan berakibat juga dengan naiknya angka inflasi. Hal itu pun juga terjadi di DKI Jakarta dimana pada bulan Mei 2016 ini diperkirakan inflasi mengalami kenaikan sebsar 0,19% akibat dari naiknya harga dari beberapa baqhan pokok itu menjelang Ramadhan.

Ahok Menyebut Impor Daging Bisa Menekan Inflasi Jelang Ramadhan

Seperti saat berbicara dengan wartawan di Balai Kota, Jakarta, Kamis (2/6/2016), Ahok mengatakan bahwa pad abulan ini memang insflasi agak naik karena terpengaruh dengan harga daging termasuk juga ayam yang mengalami kenaikan. Oleh karena itu, Ahok pun menamabhkan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakara harusnya diberikan hak untuk dapat mengimpor daging untuk dapat menekan inflasi. Dengan impor daging, maka AHpk berharap permintaan dan juga penawaran akan bisa seimbang.

Ahok menegaska bahwa jika sistem buka tutup impor maka akan bisa menjadi masalah. Sebelumnya, Badan Pusat Statistik DKI Jakarta menjelaskan jika inflasi di DKI memang berada di bawah inflasi nasional yakni 0,24%. Salah satu hal yang paling besar mempengaruhi inflasi adlaah kenaikan harga dari kelompok makanan. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Hebat! Meski Dikeroyok, Anggota Kopassus Ini Bikin 7 Pemuda Mabuk Lari dan 1 Orang Pingsan

Hebat! Meski Dikeroyok, Anggota Kopassus Ini Bikin 7 Pemuda Mabuk Lari dan 1 Orang Pingsan

Jakarta – Seorang anggota Kopassus dari Satuan 81 / Penanggulangan Teror yang bernama Sertu Wahyu ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis