Home > Ragam Berita > Nasional > Yusril Menilai Ahok Mempermainkan Putusan Pengadilan

Yusril Menilai Ahok Mempermainkan Putusan Pengadilan

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dapat terkena sanksi pidana bila mengalihkan reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta ke pihak lain. Sebab, Ahok dinilai telah mempermainkan putusan pengadilan. Hal itu diungkapkan Yusril Ihza Mahendra.

Yusril Menilai Ahok Mempermainkan Putusan Pengadilan

”Putusan itu memang diajukan satu pihak. Menggugat terhadap satu surat yang diajukan gubernur terhadap obyek yang sama,” kata Yusril yang sedang berupaya dapat menjadi calon gubernur Jakarta pada Pilkada DKI 2017 di Kantor DPW PKB DKI di Salemba, Jakarta Pusat, Kamis (2/6/2016).

Menurut dia, putusan pengadilan keputusan soal reklamasi Pulau G dibatalkan. Sebab, hal tersebut bertolak belakang dengan UU dan asas pemerintahan. Nah, Ahok harus menaati hal ituAhok tidak bisa mengalihkan pengelolaan kepada pihak lain.

Yusril lalu bercerita tentang pengalaman kasus serupa di Sumatera Utara. Pengadilan memerintahkan kepala daerah mencabut izin yang dikeluarkan.
Namun, seminggu setelah izin itu dicabut, kepala daerah memberikan izin ke pihak lain.

”Artinya, pejabat mempermainkan putusan pengadilan dan itu bisa dipidana berdasarkan Undang-Undang Administrasi Pemerintahan dan Aparatur Sipil Negara,” kata Yusril.

Ahok sebelumnya berencana ingin mengalihkan pelaksanaan reklamasi Pulau G dari PT Muara Wisesa Samudra kepada PT Jakarta Propertindo. Ia menilai, tak ada aturan yang dilanggar jika rencananya itu direalisasikan.

Namun, Ahok kemudian mengatakan bahwa ia tak akan melakukan hal itu setelah mengetahui isi putusan pengadilan.

Majelis hakim di PTUN Jakarta telah mengabulkan gugatan nelayan atas Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Nomor 2.238 Tahun 2014 tentang Pemberian Izin Reklamasi Pulau G di Teluk Jakarta kepada PT Muara Wisesa Samudra. Dengan putusan itu, PT Muara Wisesa Samudra tak berhak lagi atas pelaksanaan reklamasi Pulau G sampai putusan tersebut berkekuatan hukum tetap. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Kapal Nelayan di Tembaki, Malaysia Layangkan Protes Ke Indonesia

Kapal Nelayan di Tembaki, Malaysia Layangkan Protes Ke Indonesia

Jakarta – Baru-baru ini, seorang anggota parlemen Sungai Besar Malaysia, Budiman Bin Moh Zohdi melayangkan ...