Home > Hiburan > Gosip > Ketua MUI Tanggapi Pernikahan Aming, Tanda Kiamat ?

Ketua MUI Tanggapi Pernikahan Aming, Tanda Kiamat ?

Jakarta – Artis senior Aming memang baru-baru ini membuat heboh publik mengenai pernikahannay dengan seorang wanita bernama Evelyn Nada Anjani. Tentu saja tak ada yang aneh jika sepintas melihat nama Aming dan juga Evelyn ini. Namun, jika kita amati sekilas, maka kedua sosok ini berbanding terbalik satu sama lain.

Ketua MUI Tanggapi Pernikahan Aming, Tanda Kiamat ?

Jika Aming identik dengan gayanya yang ngondek alias kewanitaan, maka Evelyn ini malah seperti pria yang sangat tomboy dan juga sering bergaya pakaian seperti laki-laki, dan hal itulah yangmembuat dirinya sering dipanggil dengan nama Kevin. Oleh karena itu, banyak pihak yang turut berkomentar mengenai hal ini, salah satunya adalah sang Ketua MUI Pusat Bidang Kerjasama Internasional, KH Muhyiddin Junaedi.

Junaedi menilai jika wanita yang menyerupai pria ataupun pria yang menyerupai wanita tidak diperbolehkan dalam hal agama islam. Junaedi menambahkan bahwa terdapat sisi laun yang mana dapat mngusik publik, yakni penampilan Kevin yang layaknya seroang pria dengan rambut pendek dan dalam islam ini tasabbuh atau menyerupai pola hidup seperti itu tidak boleh.

Jika merujuk pada salah satu hadist Nabi Muhammad SAW. Dimana salah satu tanda-tanda kiamat adalah keberadaan wanita yang menyerupai laki-laki dan sebaliknya.(Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Ramai di Media Sosial, Nikita Mirzani Hapus Foto Toplessnya

Ramai di Media Sosial, Nikita Mirzani Hapus Foto Toplessnya

Jakarta – Aktris peran dan model Nikita Mirzani secara tiba-tiba menghapus foto toplesnya yang ia ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis