Home > Hiburan > Gosip > Sasha Alexa : “Aku Tidak Pernah Menjual Badanku”

Sasha Alexa : “Aku Tidak Pernah Menjual Badanku”

Jakarta – Siapa yang tidak tahu sinetron Anak Jalanan? Ya, sinetron tersebut memang memiliki rating tinggi, bahkan menembus puncak, hingga sekarang. Berbeda dengn sinetron larut malam. Misalnya, Asisten Rumah Tangga. Meski tayang tayang agak malam, sinetron tersebut bisa menembus 10 besar.

Sasha Alexa : "Aku Tidak Pernah Menjual Badanku"

Nah, dalam sinetron tersebut, ada artis pendatang baru yang mendapat sukses. Dia adalah Sasha Alexa. Dalam sinetron tersebut, gadis cantik tersebut berperan sebagai penjual jamu superseksi, yakni bernama Juminten.

Namun, dibalik penampilan seksi tersebut, Sasha tampaknya membantah telah menjual tubuhnya demi popularitas. ”Tapi aku tidak pernah menjual dan mengumbar badanku,” bantah pemeran ibu satu anak itu.

Sasha mengaku selalu memegang perkataan sang ayah untuk bisa menjaga kehormatan orangtua dan keluarga. “Papa berpesan supaya aku menjaga nama baik keluarga. Juga bisa menjaga dan menghargai diri sendiri,” imbuh Sasha.

Sementara itu, Asisten Rumah Tangga merupakan sinetron pertama Sasha. Ia bersyukur bisa langsung terkenal lewat sinetron perdananya. ”Banyak orang butuh beberapa tahun untuk terkenal, butuh beberapa sinetron dulu. Aku bersyukur, sinetron pertamaku sudah membuatku terkenal,” pungkasnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Atiqah Hasiholan Dikabarkan Hamil, Netizen Justru Sentil Ratna Sarumpaet

Atiqah Hasiholan Dikabarkan Hamil, Netizen Justru Sentil Ratna Sarumpaet

Jakarta – Pasangan artis Atiqah Hasiholan-Rio Dewanto sudah tiga tahun lebih menikah. Akan tetapi, belum ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis