Home > Ragam Berita > Nasional > Berita Internasional : Inilah Alasan Kemarahan Presiden Turki Erdogan saat Pemakaman Muhammad Ali

Berita Internasional : Inilah Alasan Kemarahan Presiden Turki Erdogan saat Pemakaman Muhammad Ali

Louisville – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan tampak hadir dalam pemakaman legenda tinju dunia Muhammad Ali pada Kamis (9/6/2016) waktu setempat. Saat itu, dia tampak didampingi Menteri Agama Turki Mehmet Gormez. Dia pun langsung berangkat dari Louisville, Kentucky, Amerika Serikat.

Berita Internasional : Inilah Alasan Kemarahan Presiden Turki Erdogan saat Pemakaman Muhammad Ali

Namun Erdogan tiba-tiba mempersingkat kehadirannya dan memutuskan untuk cepat kembali ke Turki pada Kamis malam setelah mengikuti acara doa bersama.

Hal ini dilakukan oleh Erdogan sebagai bentuk kemarahannya lantaran namanya dicoret dari daftar tamu yang akan menyampaikan sambutan di acara prosesi pemakaman Muhammad Ali. Kejengkelan Erdogan juga ditambah dengan keinginannya agar Menteri Agama Turki Mehmet Gormez membaca bagian dari ayat Al-Quran dalam acara tersebut juga tak bisa dikabulkan.

Pihak keluarga Muhammad Ali mengatakan bahwa mereka terpaksa melakukan hal itu karena keterbatasan waktu. ”Ini bukan soal siapa mereka, ini semata-mata karena kami tak memiliki kesempatan yang cukup untuk memberikan kesempatan kepada mereka,” kata Juru bicara keluarga Ali, Bob Gunnell. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Dilaporkan Sejumlah Pihak, Habib Rizieq Ajak Dialog Secara Kekeluargaan

Dilaporkan Sejumlah Pihak, Habib Rizieq Ajak Dialog Secara Kekeluargaan

Jakarta – Permasalahan hukum yang tengah membelit Pimpinan Forum Pembela Islam (FPI) Rizieq‎ Syihab diharapkan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis