Home > Ragam Berita > Nasional > Rano Karno Sesalkan Sikap Kasar Satpol PP Saat Razia Warteg

Rano Karno Sesalkan Sikap Kasar Satpol PP Saat Razia Warteg

Banten – Rano Karno selaku Gubernur Banten menghimbau agar para personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengedepankan cara-cara persuasif dalam melakukan razia. Rano menyesalkan terjadinya razia kasar nan represif terhadap ibu penjaga warung tegal (warteg) di Serang, Banten.

Rano Karno Sesalkan Sikap Kasar Satpol PP Saat Razia Warteg

“Saya menyerukan pada semua pihak untuk mengedepankan cara-cara yang manusiawi dalam menegakkan aturan,” kata Rano yang tengah menjalankan ibadah umrah ini. Rano menyampaikan hal ini lewat keterangan yang ditulis dari Masjid Bir Ali, Arab Saudi, Minggu (12/6/2016).

Razia yang dilakukan di bulan Ramadhan, menurut Rano Karo, tentu sebaiknya disertai dengan rasa toleran terhadap keberagaman, tanpa bersikap represif.

“Toleransi ada karena sadar bahwa kita tak selalu sama. Mari kita rayakan kemajemukan dan perbedaan ini dengan penuh rasa syukur,” kata Rano.

Aksi tersebut dilandasi dengan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2010 tentang Penyakit Masyarakat yang dikeluarkan oleh Wali Kota Serang dan Majelis Ulama Indonesia Kota Serang. Lebih dari itu, semua penegakkan aturan harus tetap humanis.

“Law enforcement harus tetap memperhatikan pentingnya menegakkan keadilan dan merawat sisi kemanusiaan,” ujar Rano. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Djarot Geram Dengan Wacana Akan Diterapkannya Perda Syariah di DKI

Djarot Geram Dengan Wacana Akan Diterapkannya Perda Syariah di DKI

Jakarta – Kandidat wakil gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat menyebut pihaknya telah bekerja sekuat ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis