Home > Ragam Berita > Nasional > Anggota DPRD DKI Akan Mempertanyakan Tingginya Tarif Parkir di PRJ

Anggota DPRD DKI Akan Mempertanyakan Tingginya Tarif Parkir di PRJ

Jakarta – Tarif parkir Pekan Raya Jakarta (PRJ) di Kemayoran, Jakarta Pusat, dinilai sangat mahal. Hal tersebut diungkapkan beberapa pengunjung. Betapa tidak, parkir motor dikutip Rp 15 ribu.‎

Anggota DPRD DKI Akan Mempertanyakan Tingginya Tarif Parkir di PRJ

Warga pun merasa tarif tersebut adalah sebuah pemerasan. Sebab, mereka harus membayar tarif parkir yang dianggap kelewat batas. Nah, keberadaan pestanya rakyat Jakarta tersebut mulai menuai berbagai pertanyaan. ‎

”Ini tiket parkirnya saja sudah mahal, tarif masuknya juga mahal lagi. Ini apa-apaan. Ia mas, sangat memberatkan,” kata Uli, 53, salah seorang pengunjung, pada Jumat (10/6/2016) .

Uli pun kaget karena tarif yang begitu tinggi. Umumnya, Rp 5 ribu menjadi tarif parkir normal motor.

Sementara itu, keluhan yang sama juga disampaikan pengunjung lainnya, Yon (42). Menurutnya tarif parkir Rp 15 ribu sekali masuk untuk motor sangatlah mahal dan tidak wajar.

Menanggapi ha itu, Anggota Komisi D DPRD DKI Pandapotan Sinaga mempertanyakan besarnya tarif parkir motor yang mencapai Rp 15 ribu.

”Pesta rakyat apaan ini, kok mahal amat? Parkir motor saja Rp 15 ribu dan biaya masuk Rp 25 ribu. Kami di dewan akan mempertanyakan ini ke Pemprov DKI besok,” kata Bang Dapot, sapaan akrab Pandapotan Sinaga kepada TeropongSenayan di Jakarta, Minggu (12/6/2016).

Politisi PDIP ini menuding pengelola PRJ memanfaatkan penggunaan Pesta Rakyat untuk mendapatkan keuntungan yang besar lewat pegelaran tiap tahun ini.

”Kalau mau Pesta Rakyat Jakarta ya bikin murah dong. Biaya parkir motor yang resmi saja sudah Rp15.000. Ini kan sangat memberatkan bagi warga Jakarta yang kebanyakan ke PRJ menggunakan sepeda motor. Janganlah rakyat kecil diperas duitnya lagi, kasihan warga,” tutupnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Anies Tolak Komentari Pelaporan Dirinya Ke Polda Metro Jaya

Anies Tolak Komentari Pelaporan Dirinya Ke Polda Metro Jaya

Jakarta – Viralnya pelaporan yang dilakukan pada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait penyebutan istilah ...