Home > Ragam Berita > Nasional > Berita Terbaru : Warga Jakarta Mengeluh Tingginya Tarif Parkir di PRJ

Berita Terbaru : Warga Jakarta Mengeluh Tingginya Tarif Parkir di PRJ

Jakarta – Acara tahunan Pekan Raya Jakarta (PRJ) memang biasanya disemarakkan oleh para masyarakat DKI yang memang membutuhkan sebuah hiburan rakyat. Namun, untuk event PRJ tahun ini banyak warga yang engeluhkan tingginya tarif parkir yang ada, dimana untuk tarif sepeda motor dipatok 15 ribu rupiah, dan hal ini membuat banyak warga yang menjadi mengeluh dibuatnya.

Berita Terbaru : Warga Jakarta Mengeluh Tingginya Tarif Parkir di PRJ

Seperti saat berbicara dnegan wartawan, Jumat (10/6/2016), salah satu pengunjung yang bernama Uli mengatakan bahwa ini tiket parkirnya sangat mahal, setlain itu tarif masuknya juga naik, ini apa-apaan karena sudah memberatkan masyarakat Jakarta. Uli pun mengatakan jika biasanya tarif parkir ga sampai 10 ribu rupiah, namun pada tahun ini naik gila-gilaan.

Atas hal ini, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Pandapotan Sinaga, mengatakan bahwa pesta rakyat harusnya berharga merakyat, namun jika parkir motor saja 15 ribu rupiah dan biaya masuk 25 ribu rupiah maka hal ini akan memberatkan dan kami di dewan akan mempertanyakan hal ini ke Pemprov DKI Jakarta. Sinaga menuding jika para pengelola PRJ ini memang sengaja memanfaatkan momen ini untuk mengeruk keuntungan yang ebsar. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Beredar Isu GMBI Palak Sekolah Ratusan Juta Rupiah Untuk Bangun Kantor

Beredar Isu GMBI Palak Sekolah Ratusan Juta Rupiah Untuk Bangun Kantor

Bogor РBelakangan ini, LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) sering dibicarakan oleh banyak orang usai ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis