Home > Ragam Berita > Nasional > Latar Belakang Pendidikan Tito Karnavian Mencengangkan

Latar Belakang Pendidikan Tito Karnavian Mencengangkan

Jakarta – Tito Karnavian mulai dikenal namanya saat menguber teroris Noordin M Top. Pada tahun 2010, ia pun menerima kenaikan pangkat luar biasa dari komisaris besar ke brigjen.

Latar Belakang Pendidikan Tito Karnavian Mencengangkan

Di tahun 2005, Tito menjabat sebagai Kapolres Serang di Banten. Setelah itu, Tito lebih banyak berkecimpung dalam tugas-tugas antiteror sebagai Kasubden Bantuan Densus 88 Antiteror Polri (2005), Kasubden Penindak Densus 88 Antiteror Polri (2006), Kasubden Intelijen Densus 88 Antiteror Polri (2006-2009), Kadensus 88 Antiteror Polri (2009-2010), serta Deputi Penindakan dan Pembinaan BNPT (2011-21 September 2012).

Tito pun lantas dipromosikan sebagai Kapolda Papua (21 September 2012-2015) dan Kapolda Metro Jaya (2015-2016). Setelah menjabat Kepala BNPT, Tito diajukan sebagai calon tunggal Kapolri.

Pria yang lahir di Palembang, Sumatera Selatan, 26 Oktober 1964 ini juga memiliki latar belakang yang mencengangkan. Seperti dilansir dari kompas.com (Kamis, 16/6/2016), ia menyelesaikan pendidikan di Universitas Exeter di Inggris tahun 1993 dan meraih gelar MA dalam bidang Police Studies dan menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) di Jakarta tahun 1996 dan meraih strata satu dalam bidang Police Studies.

Tito menyelesaikan pendidikan di Massey University Auckland di Selandia Baru tahun 1998 dalam bidang Strategic Studies.

Tahun 2000, Tito menyelesaikan pendidikan Sespim Polri di Lembang dan pada 2011 mengikuti kursus Lemhannas RI PPSA XVII.

Pada Maret 2013 Tito menyelesaikan PhD bertopik “Terrorism and Islamist Radicalization” dengan nilai excellent dan predikat magna cumlaude di Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University, Singapura. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Menghindari Kemacetan Arus Balik, Menhub Minta Operasional Truk Ditunda

Menghindari Kemacetan Arus Balik, Menhub Minta Operasional Truk Ditunda

Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengimbau agar operasional truk yang seharusnya mulai beroperasi ...