Home > Ragam Berita > Ekonomi > Tol Laut Dinilai Efektif Menurunkan Harga Bahan Pokok di Indonesia

Tol Laut Dinilai Efektif Menurunkan Harga Bahan Pokok di Indonesia

Jakarta – Pengembangan program tol laut di era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menunjukkan hasil. Salah satunya adalah penuruan harga bahan pokok di beberapa wilayah yang menjadi sasaran program tol laut.

Tol Laut Dinilai Efektif Menurunkan Harga Bahan Pokok di Indonesia

“Manfaat besar sekali ada tol laut ini, harga kebutuhan pokok di Indonesia Timur sangat mahal sekali setelah ini ada berhasil menurunkan harga. Ada statistiknya, Misal beras turun 20 persen,gula pasir 28 persen, tepung terigu lumayan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli, saat berbincang dengan awak media (Minggu, 19/6/2016).

Selain itu, Pemerintahan Jokowi juga sudah mengoperasikan kapal berjadwal penghubung pulau-pulau serta wilayah pinggiran untuk mengangkut bahan pokok yang bertujuan menurunkan biaya logistik dan berujung pada penurunan harga bahan pokok.

Kapal berjadwal tersebut pun memiliki empat rute kapal, satu rute dari Tanjung Priok ke Utara Kepulauan Riau, Anambas, Natuna dan Ketiga rute lagi masuk dari Utara ke Indonesia Timur, Sampai Papua, Flores Nusa Tenggara Timur, termasuk selatan pulau Papua.

‎”Kita sudah mulai ada kapal berjadwal yang mengelilingi pulau ini,” ujar Rizal.

Rizal pun menyatakan apabila program tol laut ini juga menunjukkan kalau program itu bukan hanya angan belaka.(Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Rupiah Melemah ke Level Rp 13.367

Rupiah Melemah ke Level Rp 13.367

Jakarta – Nilai tukar rupiaj atas dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah 43 poin menjadi ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis