Home > Ragam Berita > Nasional > Ketua BPK Ini Sebut Pemrov DKI Harus Kembalikan Uang Negara 191 Milyar

Ketua BPK Ini Sebut Pemrov DKI Harus Kembalikan Uang Negara 191 Milyar

Jakarta – Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memang beberapa waktu yang lalu menyatakan jika tak ada kerugian negara yang diakibatkan terkait pembelian RUmah Sakit Sumber Waras dan hal itu tampaknya membuat beberapa pihak menjadi tak puas. Bahkan, Ketua badan Pemeriksa Keuangan Harry Azhar Aziz menegaskan jika Pemprov DKI ini masih wajib untuk mengembalikan kerugian negara mengenai Sumber Waras yang menurutnya berjumlah sebesar 191 milyar rupiah.

Ketua BPK Ini Sebut Pemrov DKI Harus Kembalikan Uang Negara 191 Milyar

Sperti saat berbicara dalam konferensi pers di Media Center BPK, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Senin (20/6/2016), Harry mengatakan bahwa ada indikasi kerugian negara yang sudah ditulis dalam laporan (LKPD BPK) itu sejumlah 191 milyar rupiah dan itu harus dikembalikan. Harry menambahkan jika itu merupakan kewajiban UU oleh Pemprov DKI dan jika tidak dikembalikan maka ada sanksinya.

Harry pun menegaskan bahwa UU sudah memberikan waktu 60 hari setelah Laporan Keuangan Pemerintah Daerag (LKPD) Jakarta tahun 2014 diseahkan dan jika tak dilakukan oleh Pemprov DKI maka sanksinya bisa dipenjara 1 tahun 6 bulan. HArry menambahkan bahwa audit sudah final dan dirinya sekali lahgi menegaskan sudah final. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

Habib Novel Menyebut FPI Akan Demo Markas Twitter di AS Terkait Penutupan Akun

Habib Novel Menyebut FPI Akan Demo Markas Twitter di AS Terkait Penutupan Akun

Jakarta – Penutupan akun Twitter pribadi milik Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis