Home > Ragam Berita > Nasional > Siapa Aktor Utama Kasus Suap Proyek Reklamasi ?

Siapa Aktor Utama Kasus Suap Proyek Reklamasi ?

Jakarta – Beberapa bulan yang lalu politisi Gerindra M Sanusi memang telah tertangkap tangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait proyek reklamasi. Namun, pada saat mnjalani pemeriksaan kepada penyidik KPK, anggota DPRD DKI Jakarta Muhammad Guntur menegaskan bahwa M Sanusi bukanlah aktor utama dalam kasus reklamasi Jakarta ini.

Siapa Aktor Utama Kasus Suap Proyek Reklamasi ?

Seperti saat berbicara dengan wartawan di Jakarta usai diperiksa KPK, Rabu (15/6/2016), Guntur menyatakan bahwa dirinya sudah katakan sebelumnya jika Saudara Sanusi ini bukanlah pemain utama. Namun, Guntur tak mau untuk merinci lebih lanjut mengenai keterlibatan dari pihak lain ini mengenai proyek reklamasi yang sudah membuat heboh dunia maya ini.

Guntur menegaskan bahwa lebih baik tanya kepada pihak penyidik saja karena dia sudah sampaikan hal itu kepada penyidik KPK dan mudah-mudahan KPK dapat mencarinya. Memang , seperti yang kita tahu sejumlah Anggota DPRD DKI Jakarta menghadiri jamuan pertemuan di rumah Chairman Agung Sedayu Grup Sugianto Kusuma alias Aguan. Pada pertemuan itu kabarnya hadir WAkil Ketua DPRD DKI M Taufik, Anggota Balegda DKI Jakarta Muhamad ‘Ongen’ Sangaji, Ketua Pansus Reklamasi Selamat Nurdin, Presiden Direktur PT Ariesman Widjaja dan Ketua Komisi D DPRD DKI M. Sanusi. (Rini Masriyah – Harianindo.com)

x

Check Also

FPI Desak Polisi Usut Guru Yang Diduga Menghina Habib Rizieq

FPI Desak Polisi Usut Guru Yang Diduga Menghina Habib Rizieq

Bandung – Bantuan Hukum Front Pembela Islam (BH-FPI) Jawa Barat mendesak pihak kepolisian untuk mengusut ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis