Home > Ragam Berita > Nasional > Indikasi Adanya Kecurangan, Pemprov DKI Diminta Kembalikan Kerugian Negara

Indikasi Adanya Kecurangan, Pemprov DKI Diminta Kembalikan Kerugian Negara

Jakarta – Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) bakal terus menelusuri kasus aliran dana pembelian lahan RS Sumber Waras. BPK mengindikasi ada yang janggal dalam pembelian tersebut. Selain itu, ada unsur kecurangan dalam pembelian tanah tersebut.

Indikasi Adanya Kecurangan, Pemprov DKI Diminta Kembalikan Kerugian Negara

Dan yang terbaru Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) telah menemukan indikasi bahwa pembelian lahan untuk RS Sumber Waras telah merugikan keuangan negara sebesar 191 miliar rupiah. Sehinggah BPK menegaskan bahwa pemerintah DKI Jakarta harus mengganti rugi atau mengembalikan kerugian yang dialami oleh negara.

”Itu ada indikasi kerugian negara yang ditulis di dalam laporan, sebesar Rp 191 miliar. Itu harus dikembalikan,” kata Ketua BPK Harry Azhar Azis di Gedung BPK, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (20/6/2016).

Harry pun menegaskan bahwa pengembalian uang yang merugikan negara sudah diatur di dalam undang-undang yang berlaku. Dan Pemerintah DKI Jakarta harus melakukan pengembalian uang yang merugikan negara sebesar 191 miliar rupiah.

Jika Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tak mengembalikan uang itu, ada sanksi pidana yang menanti. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memiliki waktu 60 hari untuk mengembalikan kerugian itu sejak laporan diterima. ”Sekarang sudah lewat 60 hari,” katanya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Rois Syuriah MWCNU Tamansari Bimbing Seorang Pria Memeluk Islam

Rois Syuriah MWCNU Tamansari Bimbing Seorang Pria Memeluk Islam

Tasikmalaya – Pria berusia 24 tahun bernama Yusan mendatangi Masjid Nurul Iman Ciharashas yang berada ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis