Home > Ragam Berita > Nasional > Pasutri Pembuat Vaksin Palsu Itu Adalah Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina

Pasutri Pembuat Vaksin Palsu Itu Adalah Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina

Jakarta – Bareskrim Mabes Polri membongkar jaringan peredaran vaksin palsu bagi balita. Sebanyak sepuluh pelaku telah dibekuk. Dua dari sepuluh pelaku tersebut adalah sepasang suami istri, Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina.

Pasutri Pembuat Vaksin Palsu Itu Adalah Hidayat Taufiqurahman dan Rita Agustina

Hasil penelusuran Harian Indo, akun Facebook milik Rita Agustina ternyata cukup aktif. Diketahui suami istri ini terlihat memiliki kehidupan perempuan tersebut cukup mewah dengan menempati rumah berlantai 2 di Jalan Kumala 2 Blok M, Nomor 29, Bekasi.

Rumah mewah tersebut juga memiliki kolam renang bergaya minimalis di bagian belakangnya. Dan terparkir satu unit mobil berjenis Mitsubishi Pajero di garasi rumah.

Dari foto-foto yang beredar, nampak pasangan suami istri tersebut masih terlihat cukup muda dan kerapkali mengunggah aktivitas mereka yang dilakukan bersama-sama.

Sayangnya, saat ini akun tersebut sudah tidak dapat diakses.

Saat dikonfirmasi, Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya membenarkan jika kedua orang yang ada di foto tersebut merupakan pasutri pelaku pembuat vaksin palsu.

“Iya betul (Pelakunya),” singkat Agung kepada awak media. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Emirsyah Satar Ditetapkan sebagai Tersangka Suap Lintas Negara

Emirsyah Satar Ditetapkan sebagai Tersangka Suap Lintas Negara

Jakarta – Mantan Direktur Utama PT Garuda Indonesia Emirsyah Satar telah ditetapkan sebagai tersangka oleh ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis