Home > Ragam Berita > Nasional > Stres karena Suami Ditangkap Polisi, Perempuan Ini Aniaya Seorang Nenek

Stres karena Suami Ditangkap Polisi, Perempuan Ini Aniaya Seorang Nenek

Jakarta – Beberapa waktu lalu, video penganiayaan seorang nenek yang dilakukan cucunya beredar di YouTube. Dalam video, sang cucu tampak, Yuni, sedang memandikan sang nenek. Dia pun beberapa kali memukul sang nenek dengan gayung.

Stres karena Suami Ditangkap Polisi, Perempuan Ini Aniaya Seorang Nenek

Berdasar informasi, Yuni memukuli nenek yang bernama Hamda itu karena stress. Sebab, suaminya belum lama ini ditangkap polisi.

”Menurut keterangan warga setempat, cucu dari nenek tersebut memiliki banyak permasalahan sehingga agak emosional. Suaminya sekarang di penjara karena ada kasus kriminal (begal). Ia mengalami kesulitan dalam mencukupi kehidupan sehari-harinya,” kata Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial Suku Dinas Sosial Jakarta Utara Widya Rusiana pada Minggu (26/6/2016).

Sebagaimana diketahui, bereda video yang memperlihatkan aksi kekerasan yang dilakukan oleh sang cucu bernama Yuni terhadap neneknya di YouTube.

Tampak dalam video tersebut, Yuni yang tengah hamil tengah memandikan sang nenek dengan sesekali memukul kepalanya menggunakan gayung.

Salah satu netizen yang melihat video tersebut, menanggapai kolom komentar di YouTube dengan menjelaskan bahwa lokasi penganiayaan terjadi di wilayah Tanah Pasir, Jakarta Utara. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

Teroris Bom Kampung Melayu Menganggap Polisi Sebagai Kafir Harbi

Teroris Bom Kampung Melayu Menganggap Polisi Sebagai Kafir Harbi

Jakarta – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan bahwa pelaku bom bunuh diri di Terminal Kampung ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis