Home > Ragam Berita > Nasional > Muhammadiyah Prediksi Tak Ada Perbedaan Dalam Penetapan Lebaran 2016

Muhammadiyah Prediksi Tak Ada Perbedaan Dalam Penetapan Lebaran 2016

Jakarta – Penetapan satu Syawal 1327 H diprediksi oleh ormas Muhammadiyah tidak akan berbeda dengan Pemerintah. Hari Idul Fitri akan jatuh pada 6 Juli 2016.

Muhammadiyah Prediksi Tak Ada Perbedaan Dalam Penetapan Lebaran 2016

“Untuk Muhammadiyah yang menggunakan metode hisab, sejak setahun lalu tanggal 1 Syawal sudah dipastikan jatuh pada 6 Juli 2016. Sementara untuk pemerintah yang menggunakan metode rukyat, kemungkinan besar akan sama karena diperkirakan pada 6 Juli itu, hilal sudah terlihat,” ujar Wakil Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumbar, Bachtiar pada Mundzakarah Ramadhan yang gelar Pengurus Muhammadiyah Kota Padang, di Aula Dharma Andalas, Selasa (28/6/2016).

Bachtiar menambahkan, Muhammadiyah mendorong agar ada persamaan persepsi dalam penetapan jadwal Ramadhan dan Lebaran antara sesama umat Muslim di seluruh dunia, agar tidak membingungkan umat.

“Usaha menuju hal itu telah dilakukan dalam Kongres Persatuan Kalender Hijriyah Internasional (International Hijri Taqwim Unity Congres) di Istambul, Turki Selasa (30/5/2016).

Pakar astronomi Islam dari seluruh dunia dilibatkan dalam penyusunan kalender tersebut. Diharapkan agar seluruh umat Islam di dunia, terutama di Indonesia akan menerima kalender ini, agar tidak ada lagi perbedaan yang membingungkan,” jelasnya.

Ia pun berharap, tidak akan ada lagi pihak yang mempertahankan ego untuk membenarkan pandangan sendiri dan menolak keberadaan kalender Hijriyah Internasional, karena 60 negara Islam akan mengakuinya.

Ditambahkannya, kalender tersebut nantinya akan berlaku 100 tahun ke depan untuk menjadi pedoman dalam penentuan hari-hari penting umat Islam. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

PVMBG Tegaskan Aktivitas Vulkanik Gunung Agung Sudah Turun

PVMBG Tegaskan Aktivitas Vulkanik Gunung Agung Sudah Turun

Karangasem – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengatakan aktivitas kegempaan di Gunung Agung ...