Home > Ragam Berita > Internasional > Seorang Reporter Wanita Dipecat Gara-Gara Kedapatan Digendong Saat Laporkan Banjir

Seorang Reporter Wanita Dipecat Gara-Gara Kedapatan Digendong Saat Laporkan Banjir

Puebla – Seorang reporter yang diterjunkan ke lapangan seharusnya siap dengan medan apapun dimana dirinya ditugaskan untuk meliput sebuah berita. Namun aturan baku ini sepertinya belum dimengerti oleh seorang reporter wanita dari stasiun televisi lokal Meksiko, Azteca Puebla, yang bernama Lydia Cumming.

Seorang Reporter Wanita Dipecat Gara-Gara Kedapatan Digendong Saat Laporkan Banjir

Dilansir metro.co.uk, Jumat (8/7/2016), Lydia Cumming yang pada saat itu ditugaskan untuk meliput peristiwa banjir kedapatan minta digendong oleh dua orang penduduk lokal yang menjadi korban banjir karena takut sepatu mahal yang dikenakannya basah karena banjir.

Tentu saja ulah konyolnya ini harus mendapatkan konsekuensi berat yang harus ditanggungnya, yaitu pemecatan.
“Dia sudah dipecat. Saya minta maaf dengan apa yang terjadi. Perbuatannya sangat disesalkan dan karenanya dia dipecat,” kata bos TV Azteca Puebla, Juan Carlos Valerio dalam twitnya.

Melalui media lokal, El Paris, Lydia Cumming meminta maaf kepada publik dan menjelaskan bahwa sebenarnya penduduk di sana secara sukarela menawarkan bantuan untuk menggendongnya melewati banjir dan ia merasa tidak enak hati menolaknya.

“Seharusnya saya berpikir cepat untuk menolak tawaran baik hati dari orang yang berusaha membantu saya,” sesalnya.

“Saya hanya berusaha membangun hubungan yang baik dengan orang-orang dan takut dianggap kasar jika menolak permintaan itu,” tambah Lydia.

Namun demikian, foto Lydia Cumming yang sedang digendong oleh dua orang penduduk lokal sudah terlanjur tersebar luas dan menjadi populer dengan hashtag #Ladyreportera.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Ditemukan Dokumen Daftar Gaji Tentara ISIS, Ternyata Mereka Dibayar Segini

Ditemukan Dokumen Daftar Gaji Tentara ISIS, Ternyata Mereka Dibayar Segini

Jakarta – Setelah kekalahan ISIS dibeberapa wilayah Irak, khususnya Mossul, ada banyak rahasia dan dokumen ...