Home > Ragam Berita > Nasional > Hari Pertama Masuk Kerja, PNS DKI Bolos Tunjangan Akan Dipotong

Hari Pertama Masuk Kerja, PNS DKI Bolos Tunjangan Akan Dipotong

Jakarta – Setelah masa cuti bersama libur Hari Raya Idul Fitri usai, pada hari ini, Senin (9/7/2016) para pegawai negeri sipil (PNS) kembali masuk kerja seperti biasa. Namun demikian, meskipun sudah libur beberapa hari namun banyak dari PNS yang belum masuk kerja di hari pertama setelah libur panjang ini.

Hari Pertama Masuk Kerja, PNS DKI Bolos Tunjangan Akan Dipotong

Terkait masih banyaknya PNS yang belum masuk kerja, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemprov DKI Agus Suradika akan memberikan sanksi tegas kepada mereka.

“Sanksinya pertama surat peringatan, dan atau TKD 1 hari tidak dibayar,” tegas Agus Suradika.

Menurut Agus, aturan tentang pemotongan TKD sudah diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) No 108 tahun 2016 tentang TKD Administrasi dan Fungsional.

Di tempat terpisah, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi meminta kepada PNS agar tidak mengambil cuti tahunan setelah libur Lebaran ini.

Menurut Yuddy, cuti bersama yang ditetapkan pemerintah sudah cukup panjang untuk memberikan kesempatan bagi PNS untuk berlibur dan bersilahturahmi bersama keluarga. Yuddy juga mengingatkan kepada para kepala daerah untuk memberikan sanksi tegas kepada PNS yang masih bandel tidak mematuhi aturan.
(Samsul Arifin)

x

Check Also

Anies Baswedan Sambangi Korban Bom Kampung Melayu di RS Premier

Anies Baswedan Sambangi Korban Bom Kampung Melayu di RS Premier

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Rasyid Baswedan menyambangi Rumah Sakit Premier Jatinegara, Jakarta ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis