Home > Ragam Berita > Nasional > Puncak Arus Mudik, Polisi Lakukan Pemantauan di Tol Cipali dan Jalur Selatan Nagrek

Puncak Arus Mudik, Polisi Lakukan Pemantauan di Tol Cipali dan Jalur Selatan Nagrek

Jakarta – Lebaran memang telah usai. Namun, siaga arus balik bakal dilakukan hingga Minggu (17/7/2016). Untuk memantau hal tersebut, polisi pun bakal bersiaga dan meninjau Jalur Selatan Nagrek dan tol Cipali pada Sabtu (16/7/2016).

Puncak Arus Mudik, Polisi Lakukan Pemantauan di Tol Cipali dan Jalur Selatan Nagrek

Hal tersebut pun dibenarkan Kepala Korlantas Polri Irjen Agung Budi Maryoto. Menurut dia, setelah Jalur Nagreg dicek, pihaknya langsung menyambangi tol Cikopo. Lalu, berkunjung ke Km 103 tol cipali. Pihaknya pun menumpang helikopter Bell 412 EB register P-3002.

‪”Berdasarkan perintah Kapolri, bahwa personel tetap standby sampai besok, walaupun pelaksanaan Operasi Ramadniya berakhir tadi malam. Kami tetap melayani masyarakat sampai akhir besok Minggu karena dimungkinkan masih ada arus balik karena anak sekolah baru masuk hari Senin,” kata Agung.

Berdasarkan hasil pantauan tersebut, lanjut mantan Kapolda Kalimantan Selatan ini di sepanjang jalur Cikampek hingga ke Purwakarta dalam kondisi berimbang.

‪”Sepanjang Jalan Cikampek kedua arah sampai dengan Purwakarta itu arus dari arah Jakarta maupun menuju Jakarta berimbang, tetapi tidak ada antrean. Tadi kita lihat di Cikarang Utama normal. Kemudian ke arah Cipularang itu malah kendaraan yang dari arah Jakarta menuju Bandung lebih banyak daripada arah Bandung menuju Jakarta. Ini mungkin banyak yang weekend di Bandung dan besok kebalikannya akan lebih banyak ke Jakarta,” ulas Agung.

Selanjutnya, jelas Agung, di Jalur Nagrek tidak ada kendala yang berarti dan lalu lintas terpantau normal. Hanya saja terjadi sedikit kepadatan di Pasar Tumpah dan tanjakan Gentong.

Karena itu, pihaknya pun mengeluarkan imbauan. Para pemudik yang mengendarai motor tidak berkendara saat malam. Sebab, mereka pasti letih. Akibatnya konsentrasi dapat berkurang. Nah, hal tersebut dapat menimbulkan itu bahaya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)

x

Check Also

20 Ormas Dipastikan Ikut Aksi 287

20 Ormas Dipastikan Ikut Aksi 287

Jakarta – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF-MUI) bersama dengan sejumlah ormas rencananya ...