Home > Ragam Berita > Nasional > Tarif Mahal Ustad Saat Dakwah Kembali Menjadi Sorotan

Tarif Mahal Ustad Saat Dakwah Kembali Menjadi Sorotan

Jakarta – Maraknya penceramah Agama Islam atau ustadz yang kerap muncul di media baik televisi, cetak dan elektronik membentuk asumsi bahwa mereka adalah ustadz seleb.

Tarif Mahal Ustad Saat Dakwah Kembali Menjadi Sorotan

Musni Umar selaku wakil rektor Universitas Ibnu Chaldun pun memberikan pendapatnya terkait fenomena ini.

“Memang tidak selamanya seorang ustadz harus menyampaikan dakwahnya di dalam masjid, mereka (ustadz) bisa menyebarkan ajaran-ajaran agama melalui media, seperti televisi dan media elektronik. Dengan meningkatnya popularitas mereka, maka masyarakat akan lebih gampang menerima transferan ilmu dari sang ustaz,” tutur Musni saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Jumat (15/7/2016).

Namun meskipun ketika ustadz telah terkenal dan disebut-sebut sebagai ustadz selebritis, dia tetap harus menjalankan tugas serta fungsinya sebagai seorang guru.

“Ustaz selebritis itu hanya penamaan saja, hanya label saja. Ustaz itu memiliki tugas dan fungsi sebagai pencerah dan penyadar masyarakat agar para muslim selalu dalam ajaran-ajaran agama Islam. Mereka mencerdaskan masyarakat untuk menjadikan masyarakat yang hebat. Selama mereka menjalankan fungsinya sebagai ustaz, sah-sah saja disebut ustaz selebritis, walaupun cara penyampaiannya agak berbeda,” ungkapnya. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Din Syamsuddin : Penolakan Perppu Ormas Lebih Baik Dilakukan Lewat Judicial Review

Din Syamsuddin : Penolakan Perppu Ormas Lebih Baik Dilakukan Lewat Judicial Review

Yogyakarta – Ketua Dewan Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin menilai seharusnya pemerintah tidak menerbitkan Peraturan Pemerintah ...