Home > Ragam Berita > Nasional > Jaksa Agung dari Parpol Dapat Membahayakan Penegakan Hukum

Jaksa Agung dari Parpol Dapat Membahayakan Penegakan Hukum

Jakarta – Jaksa Agung kini diajabat HM Prasetyo. Namun, kinerjanya menuai kritik. Sebab, dia dinilai tidak memuaskan. Terlebih, dia memiliki latar belakang partai politik. Yakni, Nasdem.

Jaksa Agung dari Parpol Dapat Membahayakan Penegakan Hukum

Ketua Masyarakat Antikorupsi (MAKI) Bonyamin Saiman meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencari sosok Jaksa Agung baru. Tentu, sosok tersebut tidak berasal dari latar belakang partai politik (parpol). Sebab, hal tersebut dapat membahayakan penegakan hukum.

”Memang harus profesionalisme maka harus diganti. Jangan terpengaruh politik. Yang memiliki karier sekalian, kalau pernah pensiun, masuk parpol kemudian masuk (Kejagung) lagi, itu bahaya. Justru menurut saya, Jaksa Agung ini paling jelek dari sebelum-sebelumnya. Setelah Pak Harto jatuh,” katanya pada Senin (18/7/2016).

Boyamin mengatakan, seorang penegak hukum yang memiliki latar belakang parpol sangat rentan terhadap intervensi di daerah untuk kepentingan partainya.

”Karena ada praktik-praktik di daerah. Oknum itu berjalan untuk kepentingan Pilkada. Lewat birokrasi di kejaksaan itu,” ujarnya.

Misalnya, kata Boyamin, kasus kepala daerah dicari-cari untuk kepentingan partai dalam Pilkada. Bahkan, terkadang agar kadernya bisa dijadikan sebagai wakil kepala daerah.

”Kepala daerah itu akhirnya dicari-cari kesalahannya. Kadang-kadang kalau terpaksa akhirnya menyodorkan posisi wakil, agar kepala daerahnya aman. Enggak dicari-cari kesalahannya,” katanya. (Tita Yanuantari – harainindo.com)

x

Check Also

Puluhan Saksi Kasus Rita Widyasari Dimintai Keterangan oleh KPK

Puluhan Saksi Kasus Rita Widyasari Dimintai Keterangan oleh KPK

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa 11 saksi dalam penyidikan tindak pidana korupsi penerimaan ...