Home > Teknologi > Games > Pelajar SMP Nekat Mau Masuk Mapolres Pamekasan Demi Tangkap Pokemon Langka

Pelajar SMP Nekat Mau Masuk Mapolres Pamekasan Demi Tangkap Pokemon Langka

Pamekasan – Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur, melarang tiap anggotanya untuk bermain Pokemon Go di area Mapolres. Hal tersebut dikarenakan bermain Pokemon Go dianggap bisa mengganggu kinerja polisi sebagai pelayan masyarakat.

Pelajar SMP Nekat Mau Masuk Mapolres Pamekasan Demi Tangkap Pokemon Langka

“Ini sesuai dengan telegram yang kami terima dari Mabes Polri,” kata Kapolres Pamekasan AKBP Nuwo Hadi Nugroho seperti dikutip dari Antara, Rabu (20/7/2016).

Selain melarang anggotanya, Mapolres Pamekasan juga dinyatakan sebagai area terlarang untuk mencari pokemon bagi masyarakat umum. Hal ini karena pernah ada ABG yang datang ke Mapolres sekadar untuk mencari pokemon.

“Pernah ada anak sebaya SMP naik sepeda sambil membawa telepon dan mau masuk halaman Polres. Setelah kita tanya ternyata mau nangkap pokemon itu,” katanya menuturkan.

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan jika larangan bermain Pokemon Go itu berdasarkan beberapa pertimbangan. Selain bisa mengganggu konsentrasi kerja aparat penegak hukum, juga, karena selama ini telah banyak kejadian akibat permainan game itu.

“Telegram Mabes Polri terkait Pokemon ini telah kami sampaikan saat apel termasuk kepada para kapolsek se-Pamekasan,” ucap kapolres. (Yayan – harianindo.com)

x

Check Also

Dari Game, Cewek Lulusan SMA Ini Mampu Raup Ratusan Juta Rupiah

Dari Game, Cewek Lulusan SMA Ini Mampu Raup Ratusan Juta Rupiah

Jakarta – Seorang wanita yang bernama Monica Carolina, atau yang karib disapa Nixia, sanggup menghasilkan ...

12465455_10205256660160520_652338149_o

Follow Kami Di Line @harianindo Friends Added

Portal Berita Indonesia

Saran dan Masukan Selalu Kami Tunggu Untuk Kami Membangun Portal Media Ini Agar Bisa Menjadi Lebih Baik Lagi. Hubungi Kami Jika Ada Saran, Keluhan atau Masukan Untuk Kami. Untuk Pemasangan Iklan Silahkan Kontak Kami di Page Pasang Iklan.

Aktual, Faktual dan Humanis